146 Preman Terjaring Operasi Sutera 2017

Kabarindo.co - Sebanyak 146 preman dari 51 lokasi, terjaring razia operasi premanisme, dalam rangka Surabaya Tertib Ramadhan (Sutera) 2017. Sebagian besar merupakan preman yang berkeliaran di stasiun, terminal, dan pusat pusat perbelanjaan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal menjelaskan, ratusan preman tersebut, hasil razia selama dua hari, Selasa dan Rabu (13-14/6/2017). Dengan harapan, masyarakat tetap aman beraktifitas di lokasi lokasi umum.

"Kami ingin meyakinkan masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya, aman, nyaman, didalam beraktifitas, di manapun," tegas Kapolrestabes, Rabu (14/6/2017).

Khususnya lokasi lokasi sarana publik, seperti stasiun maupun terminal, akan tetap menjadi sasaran razia. Sehingga diharapkan tidak akan ada lagi oknum oknum individu maupun kelompok untuk melakukan pemerasan.

"Mengatas namakan dirinya, komunitasya untuk meminta sejumlah uang dengan memaksa, melakukan pemerasan, parkir parkir liar, atau melakukan tindak pidana mencopet dan sebagainya," tambahnya.

Ratusan preman yang terjaring razia tersebut, kemudian akan dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Yang terbukti melanggar pidana, akan diproses, sedangkan lainnya akan dilakukan pembinaan.

"Nanti akan kami pilah yang mana yang masuk dalam persangkaan pidana, yang mana yang akan kami bina, dan akan kami teruskan ke Dinas Sosial yaitu Pemerintah Kota," tegasnya.

Sementara itu, sebagian besar preman yang diciduk adalah tukar parkir liar, sejumlah 101 orang, serta polisi cepek sebanyak 13 orang. "Kami akan terus melakukan ini (razia, red), demi terwujudnya Kota Surabaya yang aman," katanya. (Adm)