745 gram Sabu Sabu Berhasil Diamankan Bea Cukai Juanda

KabarKini.co - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda (TMPJ) menggagalkan upaya penyelundupan 745 gram sabu.

Narkoba yang diduga berasal dari Malaysia itu dibawa kurir bernama Amank Santoso (26).
Kepala KPPBC TMPJ, M Mulyono, mengatakan pihaknya telah mencurigai barang bawaan milik salah satu penumpang Air Asia (XT327) jurusan Kuala Lumpur-Juanda.

"Petugas kami memindai barang bawaan tersangka dan menduga ada sesuatu yang mencurigakan. Setelah diperiksa, ternyata benar narkoba jenis sabu," kata Mulyono saat menggelar rilis kasus perkara, di Gedung KPPBC YMPJ, Jalan Raya Juanda, Sedati, Senin (16/10/2017).

Mulyono menuturkan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polda Jatim mengamankan tersangka."Modus menyimpan narkoba sabu di dalam media lain seperti pemanas air ini merupakan kali pertama dilakukan di Bandara Internasional Juanda, setelah sebelumnya banyak digagalkan upaya penyelundupan narkoba sabu di dalam gagang koper atau juga pada bagian bawah koper," katanya.

Dari data yang ada, upaya penggagalan penyelundupan narkoba sabu di Juanda ini merupakan yang ke-27 sampai dengan hari ini dengan jumlah narkoba sabu yang berhasil disita sekitar 10,2 kilogram.

"Itu artinya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu memberikan informasi kepada petugas terkait dengan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu ini. Termasuk juga, meningkatkan kewaspadaan petugas, mengingat Bandara Juanda masih sering dijadikan sebagai pintu masuk peredaran narkoba dari luar negeri," ujarnya.

Atas kasus ini, lanjut dia, pelaku dijerat dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan pidana penjara paling lama 20 tahun kurungan penjara.

"Upaya penggagalan penyelundupan sabu-sabu ini telah menyelamatkan sebanyak 3.725 generasi muda Indonesia dengan asumsi setiap satu gram narkoba sabu-sabu dikonsumsi oleh lima orang. Penggagalan penyelundupan sabu-sabu ini merupakan kerja sama antara TNI AL, BNNP, Direskoba Polda Jatim serta pihak pengamanan Bandara Juanda," pungkasnya.