Angkat IPM Di Madura, DPRD Jatim Dukung Pengembangan Selingkar Kepulauan Sumenep

Kabarkini.co: Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar menegaskan dukungannya terkait  rencana pemerintah untuk menarik investor berinvestasi di pulau Madura terlebih dalam mendongkrak wisata di selingkar kepulauan Sumenep.

“ Pemerintah punya komitmen untuk menarik investor ke Madura diawali dengan memasukkan seluruh bupati di Madura dan walikota Surabaya untuk masuk dalam Dewan Pengawas(Dewas) BPWS (Badan Pengelola Wilayah Suramadu). Tak hanya itu tokoh masyarakat juga dimasukkan dalam strukturnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Madura, “ungkap politisi asal Sumenep Madura ini saat dikonfirmasi di Surabaya, sabtu (27/7/2019).

Politisi asal partai Demokrat ini mengatakan diakui kalau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Madura sangat rendah sehingga perlu ada komitmen bersama untuk meningkatkannya.”Banyak potensi alam di Madura yang belum dimaksimalkan sehingga perlu ada upaya dari semua pihak untuk memaksimalkannya dalam mendongkrak IPM di Madura. Wisata salah satunya yang bisa dimaksimalkan. Selingkar kepulauan Sumenep merupakan salah satu daya tarik sendiri untuk mendongkrak wisata di Madura,”jelasnya.

Sebelumnya, saat rapat di Kementerian Perekonomian di Jakarta,Kamis (25/7/2019) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Gubernur Khofifah, dirinya berkeinginan untuk menambahkan perencanaan pembangunan wisata pada Selingkar Kepulauan Sumenep sebagai satu kesatuan dengan perluasan  pariwisata baru di Jatim.

“Jika selama ini yang ada dalam perencanaan pembangunan wisata di Jatim antara lain Selingkar Wilis, Selingkar Ijen, dan Kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS), kami  ingin menambahkan Selingkar Kepulauan Sumenep. Karena ada Pulau Gili Iyang. Itu pulau yang oksigennya terbaik kedua di dunia, Pulau Gili Labak yang indah karang dan coralnya,” jelas orang nomor satu di Jatim ini. (Yudhie)