Angkat IPM, DPRD Jatim Dorong Pemprov Maksimalkan Potensi Gas Di Madura

Surabaya: DPRD Jatim berharap agar Pemprov Jatim memaksimalkan potensi gas alam yang ada di pulau Madura dengan harapan  mampu mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Madura.

“ Diakui kalau IPM (Indek Pembangunan Manusia) di Madura masih rendah. Disisi lain banyak potensi alam di Madura yang bisa dimanfaatkan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Madura, khususnya potensi gas alam nya,”jelas wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar dikantornya, Rabu (31/7/2019).

Politisi asal partai Demokrat ini mengatakan banyaknya sumber migas di wilayah Madura juga sudah mulai banyak ditemukan dan  layak untuk dieksplorasi serta diekspolitasi menghasilkan migas, di antaranya di Kabupaten Bangkalan bagian barat hingga Sumenep di ujung timur.

“ sumber gas juga ditemukan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Perairan Selatan Pulau Giligenting, dan Kabupaten Sumenep juga. Kami berharap Pemprov Jatim peka untuk memaksimalkan potensi gas di Madura untuk mendongkrak kesejahteraan bagi masyarakat Madura,”jelas politisi asal Sumenep Madura ini.

Ditambahkan oleh Achmad Iskandar,  pemerintah menargetkan sampai tahun 2019 pemerintah akan membangun jaringan pipa gas hingga sepanjang 6.700 km. Target tersebut pun bukan tanpa tantangan.

“ kami berharap pemerintah mengupayakan jaringan pipa gas tersebut bisa sampai ke Madura dan tentunya hasilnya bisa dinikmati masyarakat Madura,”tutupnya.

Sekedar diketahui, Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim,  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim berada di urutan ke-15 dari 34 provinsi Indonesia. Di Jatim, IPM yang paling rendah terdapat di Madura. Pada 2017, IPM Sumenep 64,28, Pamekasan 64,93, Sampang 59,90, dan Bangkalan 62,30.

Di Jatim, hanya Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kota Malang yang angka IPM-nya di atas 80. (setya)