Angkat Nilai IPM, DPRD Jatim Dukung Berdirinya Ponpes Gratis Di Madura

Kabarkini.co: Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar menyambut baik berdirinya pondok pesantren gratis di Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Madura oleh Pemprov Jatim.

“ Lagi-lagi gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membuat terobosan baru membangun ponpes di Sumenep. Kami dukung penuh rintisan Pemprov Jatim tersebut,”ungkap politisi asal Demokrat ini saat dikonfirmasi dikantornya, Jumat (26/7/2019).

Dikatakan oleh mantan birokrat ini, dengan berdirinya ponpes gratis tersebut diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan di Madura.” Nantinya di pondok tersebut ada pelatihan ketrampilan. Harapannya setelah lulus santrinya bisa memiliki keahlian untuk bekerja. Apalagi disana juga dibangun SMA dan SMK untuk santri di pondok tersebut,”jelasnya.

Achmad Iskandar menambahkan, pihaknya berharap Pemprov tak hanya mendirikan di Sumenep saja melainkan di beberapa kabupaten lainnya di Madura.” Kalau beberapa kabupaten ada saya optimis IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Madura akan naik dan tentunya kesejahteraan akan meningkat,”tandas politisi asal Madura ini.

Sebelumnya, Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Jatim membangun Pondok Pesantren (Ponpes) di kecamatan Bluto kabupaten Sumenep. Untuk pembangunannya digerojok anggaran Rp 3 M dari APBD Jatim dengan harapan tahun depan sudah selesai.Di ponpes tersebut santri selain diberi pengetahuan agama juga diajarkan keterampilan. Tak hanya itu juga di ponpes tersebut juga didirikan SMA dan SMK seperti pada umumnya

Untuk operasional dari ponpes tersebut, Pemprov juga mengalokasikan dana Rp 5 M dalam satu tahunnya. Sedangkan untuk bisa menjadi santri di ponpes tersebut adalah dari keluarga tidak mampu dan khusus warga Sumenep dan untuk sementara di ponpes tersebut hanya menampung 100 santri asli Sumenep.

Sekedar diketahui, Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim,  Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim berada di urutan ke-15 dari 34 provinsi Indonesia. Di Jatim, IPM yang paling rendah terdapat di Madura. Pada 2017, IPM Sumenep 64,28, Pamekasan 64,93, Sampang 59,90, dan Bangkalan 62,30.

Di Jatim, hanya Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kota Malang yang angka IPM-nya di atas 80. (wahyu)