Antisipasi Ekonomi Terpuruk Karna Corona, Saatnya Program Padat Karya Dihidupkan Di Jatim

 Surabaya Kabarkini.co: Kawatir akan mengganggu  perekonomian di Jatim terkait sebaran corona, Pemprov Jatim diminta untuk secepatnya menggelontorkan program padat karya.

Menurut ketua Fraksi PAN DPRD Jatim Basuki Babussalam mengatakan saat ini dilingkungan masyarakat umum dimana gara-gara corona sumber perekonomian menjadi terbatas.”Dampak keputusan pemerintah dalam antisipasi sebaran corona berimbas pada para pekerja kontrak yang tak memiliki pendapatan. Terlebih lagi saat ini bahan pokok juga naik,”jelasnya saat ditemui di kantornya, selasa (17/3/2020).

Basuki mengatakan Pemprov harus membuat sebuah terobosan dimana program-program pemerintah yang selama ini normative diarahkan langsung ke program, padat karya.

“Kita gerakkan program langsung kepada masyarakat, yang membuat ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi terutama yang belum punya pekerjaan atau pekerjaan tidak tetap untuk ke pelaksanaan program padat karya,”jelasnya

Bapak 7 anak ini mengatakan untuk sumber anggaran yang digunakan untuk padat karya bisa menggunakan dana-dana langsung yang sudah jalan.

“ Kita bisa gunakan dana desa yang jumlahnya ratusan triliun yang sudah disalurkan ke desa-desa, idealnya dihentikan dulu untuk kegiatan-kegiatan normative,”sambungnya.

Setelah menghentikan kegiatan-kegiatan normative, lanjut Basuki, Pemprov membuka ruang seluas-luasnya namun transparan.” Sekarang ini saatnya semua orang membangun empati dan menyelesaikan masalah dengan kebersamaan. Harus dihilangkan ego sectoral dan kepentingan-kepentingan yang kurang pas,”katanya.

Ditambahkan oleh Basuki, kondisi saat ini, pernah dialami oleh Jatim di era kepemimpinan gubernur Jatim Imam Utomo.

“Jaman kepemimpinan Imam Utomo program ini berhasil menciptakan padat karya agar roda perekonomian masyarakat tetap hidup. Semua program pusat, Propinsi, daerah hingga tingkat desa seluruhnya difokuskan untuk program padat karya,”tutupnya. (three)