Banjir Bandang Terjang Jakarta, Jatim Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Surabaya kabarkini.co: Anggota Komisi D DPRD Jatim Martin Hamonangan  berharap agar ada kesiapan Pemprov Jatim dalam hal BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jatim sebagai antisipasi bencana dibeberapa daerah di Jatim.

“Saya harap ada kesiapan sejak dini dari Pemprov Jatim sebagai antisipasi bencana. Jangan sampai banjir di Jakarta terjadi di Jatim,”ungkapnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (23/9/2020).

Politisi asal PDIP ini mengungkapkan tak hanya itu, seluruh OPD Pemprov Jatim juga harus turun dengan berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk melakukan tindakan-tindakan untuk meminimalisir jatuhnya korban jika diantisipasi terlebih dahulu jika ada bencana.

“Saya yakin Pemprov Jatim sudah melakukan pemetaan daerah-daerah mana saja yang rawan bencana. Baik bencana banjir atau bencana lainnya jika sudah diantisipasi tentunya kerugian dan jatuh korban bisa diminimalisir. Misalnya dinas Sumber Daya Air melakukan pendalaman atau perluas aliran sungai atau dinas terkait melakukan pemotongan pohon sebagai antisipasi pohon tumbang,”jelasnya.

Dengan antisipasi sejak dini tersebut, lanjut Martin, menunjukkan  Pemprov Jatim hadir ditengah masyarakat disaat bencana terjadi. “ Kalau semuanya sudah siap tentunya bisa diminimalisir semuanya,”tandasnya.

Hujan yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Sukabumi pada Senin sore hingga malam (21/9/2020), menyebabkan duka bagi sebagian warga. Di Sukabumi, Jawa Barat, hujan deras yang mengguyur mengakibatkan puluhan rumah dan kendaraan bermotor di kecamatan Cicurug, Cidahu dan Cibadak hanyut terbawa arus banjir. Hujan juga merendam sekitar 85 rumah di kawasan tersebut. Akibarnya sebanyak 299 kepala keluarga atau 1.210 orang harus mengungsi. ( wan)