BI Dukung Akselerasi Literasi di Kota Surabaya

Kabarkini.co - Dalam rangka mempersiapkan Kota Surabaya yang berkualitas dan berdaya saing global, diperlukan upaya-upaya inovatif yang mampu secara cepat mengakselerasi kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi yang tinggi dan mendukung penuh upaya Walikota Surabaya, Tri Rismaharini untuk mendorong peningkatan kualitas SDM melalui Program Surabaya Akseliterasi yang digagas mulai Tahun 2016.

Program Akseliterasi bertujuan untuk mempercepat budaya literasi dengan membentuk dan memberdayakan perpustakaan atau Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan pustakawan se-Surabaya yang berada di tingkat RT/RW, Kelurahan hingga Kecamatan guna mendukung Surabaya sebagai Kota Literasi No.1 di Indonesia.

Bank Indonesia menilai bahwa penciptaan SDM yang berkualitas dalam rangka persaingan di era digital dapat dilakukan melalui akseliterasi untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca dimasyarakat khususnya pada usia dini.

Untuk mewujudkan hal tersebut Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur telah membuat BI Corner di 5 (lima) Taman Bacaan Masyarakat (TBM) pemenang lomba Kampung Literasi (Surabaya Akseliterasi) Tahun 2016 yaitu Kelurahan Genteng, Kelurahan Kebraon, Kelurahan Kedung Baruk, Kelurahan Dupak, dan Kelurahan Asemrowo.

Sebagai wujud komitmen tersebut, penyerahan Program Sosial Bank Indonesia BI Corner dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi A. Johansyah dan disaksikan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini bertempat di TBM Dupak Bangunrejo Surabaya, Kamis (7/9/2017).

“Bank Indonesia secara nasional juga berupaya mendorong perkembangan literasi melalui pembentukan BI Corner yang merupakan sarana pojok baca di perpustakaan lembaga pendidikan maupun fasilitas publik strategis sebagai bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Unggulan yakni “Indonesia Cerdas”,” Kata Difi A. Johansyah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar 650 unit BI Corner yang tersebar seluruh wilayah Indonesia dan diharapkan di tahun 2020 target 1.000 BI Corner sudah ada di seluruh lini pendidikan Indonesia. Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim melalui program PSBI telah membuat 10 (sepuluh) BI Corner di 5 (lima) perguruan tinggi dan di 5 (lima) TBM yang dibina oleh Pemkot Surabaya. Sementara itu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam kesempatan itu mengatakan ingin menonjolkan identitas kota melalui pemberdayaan museum.

Risma meminta kerja sama Bank Indonesia untuk mengoperasikan museum tentang perbankan atau sejarah Bank Indonesia Jawa Timur. Kepada wartawan, Risma menyampaikan keinginannya bahwa kota harus memiliki ciri khas.

"Orang tahu Surabaya itu disebut Kota Pahlawan, tapi orang gak tau kalau Surabaya juga dulu sebagai kota dagang yang terkenal, lebih dulu dari Sunda Kelapa, Jakarta," pungkasnya. (die)