Biro AP Tak Becus Urus Pengadaan, Wacana Pembentukan Badan Khusus Pengadaan Di Jatim Bergulir

kabarkini.co: Sebuah Badan khusus baru yang  menangani pengadaan di wacanakan untuk dibentuk di Jatim. Alasannya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang dikelola Biro Administrasi Pembangunan (AP) Pemprov Jatim selalu gagal untuk pengadaan lelang beberapa pengadaan besar di lingkungan Pemprov Jatim.

“ Badan khusus ini menangani Pengadaan sudah layak dibuat untuk menangani pengadaan dilingkungan Pemprov Jatim. Karena semua pasti tahu setiap lelang pengadan yang dilakukan biro AP Pemprov selalu gagal. Contoh saja lelang proyek pembangunan pelabuhan Dishub Jatim dan pengadaan seragam sekolah. Tentunya masih masih banyak pengadaan lainnya yang gagal ditangani biro AP Pemprov Jatim,”ungkap anggota Komisi D DPRD Jatim Satib saat dikonfirmasi di Surabaya,selasa (18/11/2019).

Satib mengatakan untuk merealisasi pembentukan Badan ini tersebut tidaklah mudah, namun jika dilakukan dengan semangat untuk melakukan perbaikan disektor pengadaan tentunya akan bisa terwujud.

“ Masalah pengadaan ini sangat penting. Jika salah penerapannya tentunya akan menimbulkan permasalahan di segala aspek. Masalah hukum atau bisa juga masalah pekerjaan yang dilelang, Nantinya bentuknya bisa berupa sebuah instansi khusus atau badan ataupun BUMD nanti terserah kesepakatannya antara Pemprov dan DPRD Jatim.”ungkap pria asal Jember ini.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan saat ini pihaknya sedang mengkaji perpres (Peraturan Presiden) yang terbaru terkait pengadaan.

  “ Kami sedang dalami dan kaji Perpres No 16 tahun 2018 tentang Pengadaan barang/jasa Pemerintah. Apakah nantinya perpres ini bisa dijadikan salah satu pijakan untuk membuat BUMD tersebut. Kami tak mau nantinya jika tak ada pijakannya akan menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,”tutupnya. (Yudhie)