Bobol Database Kependudukan, Polda Jatim Tangkap Komplotan Order Aplikasi Gojek Fiktif

Surabaya Kabarkini.co: Dengan memanfaatkan kemampuan membobol database kependudukan, komplotan Order alikasi gojek fiktif berhasil meraup keuntungan ratusan juta rupiah. Namun, komplotan tersebut beraksi tak lama, karena Dikrimum Polda Jatim berhasil menangkap para tersangka. Tersangka yang dibekuk terakhir bernama MN (35) warga Semarang.

 Sebelum menangkap MN, diamankan terlebih dahulu tersangka MZ berperan sebagai pengorder fiktif, RS yang menyediakan akun driver, FS berperan sebagai pemilik akun restoran palsu, NS dan NF yang berperan sebagai penyuplai kartu perdana teregistrasi, dan terakhir MN yang meregistrasi kartu perdana.

“ Ada banyak kartu seluler yang sudah teregistrasi yang kami amankan. Mereka mengejar poin dari order fiktif tersebut,”ungkap Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Kamis (5/3/2020).

Luki mengatakan tersangka MN, untuk bisa mendapat data kependudukan menggunakan database skrip.id diperoleh dari Tokopedia.” Dari database tersebut tersangka meregistrasi kartu seluler untuk menjalankan aksinya,”sambung mantan wakabareskrim Mabes Polri ini.

Luki mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait atas adanya kebocoran data kependudukan tersebut.

“ Omsetnya sampai ratusan juta rupiah saat mereka melakukan aksi kejahatannya,”jelasnya.

Sementara itu, dalam pengungkapan tersebut diamankan barang bukti antara lain  ratusan simcard beberapa nomor seluler dan puluhan ponsel. (setya)