Bongkar Keberadaan Daging Impor Ilegal,DPRD Jatim Apresiasi Kinerja Satgas Pangan

Kabarkini.co: Komisi B DPRD Jatim memberikan apresiasi atas kinerja satgas pangan setelah berhasil mengungkap perdagangan daging impor yang tak layak sanitasi pangan.

“ Kami salut kinerja satgas pangan dalam membantu pengendalian perputaran daging impor di Jatim.”ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Noer Soetjipto di Surabaya, Kamis (4/7/2019).

Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan dengan keberhasilan tersebut bisa dikata bisa mengendalikan harga-harga daging di Jatim. “Jangan sampai daging impor illegal ini merusak perputaran perdagangan daging di Jatim,”jelas pria asal Trenggalek.

Pihaknya, sambung Noer Soetjipto berharap OPD Pemprov terkait memperketat peredaran daging impor di Jatim.”Jangan sampai merusak harga daging di Jatim sehingga perlu ada pengawasan maksimal,”tutupnya.

Sebelumnya, Satgas pangan berhasil membongkar peredaran daging impor illegal asal Australia di Malang. Daging impor tersebut dikatakan illegal dan tak layak sanitasi pangan karena tak miliki nomor control veteriner (NKV). Padahal NKV harus disematkan terhadap daging impor,”jelas wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara di Polda Jatim, Kamis (4/7/2019).

Tak hanya itu, kata Arman, tersangka juga dalam mendatangkan daging impor mendapat rekomendasi dari Dinas Peternakan, Bidang Kesehatan masyarakat veteriner untuk mendatangkan daging impor.

Sementara itu, dalam pengungkapan tersebut satgas pangan menyita barang bukti antara lain 5.549 kg daging sapi impor, 740 kg daging kerbau impor, 1.000 kg kikil sapi, dan 3 ekor kepala sapi. (Yudhie)