Cuaca Ekstrem Saat Natal Dan Tahun Baru, DPRD Jatim Desak Operasi Pasar Digelar

 

Kabarkini.co: DPRD Jatim mendesak Pemprov Jatim untuk menggelar operasi pasar besar-besaran menghadapi kondisi cuaca esktrem yang tak menentu di Jatim terlebih menghadapi natal dan pergantian tahun 2018.

“ Kami minta agar diintensifkan operasi pasar mengingat beberapa komoditi teranca, terganggu,”ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin saat ditemui dikantornya, Selasa (5/12).

Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan dengan adanya operasi pasar tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Jatim ketika menghadapi cuaca ekstrem.” Pertanian dan perkebunan terganggu karena cuaca ekstrem. Kami minta ada upaya perlindungan terhadap petani dan masyarakat dengan operasi pasar tersebut,’jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jatim Muhammad Ardi Prasetyawan mengakui memang cuaca saat ini tengah ekstream. Namun, dirinya memastikan bahwa stok bahan pokok di Jatim tetap tercukupi. "Inflasi cukup pada nilai 0,23. Dan itu kenaikan sedikit di beras," kata Ardi.

Dia melanjutkan, oleh karena itu pihaknya diinstruksi untuk melakukan operasi pasar. "Menteri perdagangan sudah minta Bulog dan dinas untuk operasi pasar terhadap beras," jelasnya. Meski tidak ada masalah sebenarnya pada stok. Hanya saja, ini dilakukan sebagai upaya memberi tahu kepada masyarakat bahwa stok tetap aman. "Untuk menjaga stabilitasi beras. Bukan stok tidak ada. Ini untuk beri tahu masyarakat bahwa stoknya ada. Gula cukup, minyak goreng cukup dan tepung cukup," bebernya. (yudh)