Data Masyarakat Miskin Usang, Kinerja Dinas Sosial Jatim Disebut Lemot

Surabaya kabarkini.co: Kinerja Dinas Sosial Jatim menjadi perhatian pihak DPRD Jatim. Alasannya, dinas tersebut dinilai lamban atau lemot dalam melakukan pembaruan jumlah masyarakat di Jatim yang layak menerima bantuan dari pemerintah.

Menurut wakil ketua Komisi E DPRD Jatim Artono,  tidak tepat sasaran atas bantuan dari pusat hingga propinsi disebabkan karena update data dari desa melalui RT dan RW tidak jalan. “ Hal ini disebabkan tak ada edukasi dari Dinas Sosial Jatim hingga Dinas Sosial kabupaten atau kota  terhadap jajaran pemerintah desa,”jelasnya di Surabaya, Kamis (18/6/2020).

Politisi asal PKS ini mengatakan edukasi yang tak jalan ini mengakibatkan data-data yang berasal dari bawah tidak bisa terakomodir sehingga masyarakat yang sudah mendapat bantuan masih tetap menerima bantuan.

“Tak ada upaya dari desa khususnya tingkat RT dan RW untuk merubahnya. Hal-hal seperti inilah yang menjadi sumber utama bantuan tak tepat sasaran,”terangnya.

Pria asal Jember ini mengatakan apa yang diungkapkan tersebut merupakan hasil temuan di lapangan.” Temuan ini saat kami melakukan kunjungan di beberapa daerah di Jatim. Tak ada edukasi dari Dinas Sosial Jatim kepada masyarakat ditingkat desa. Kami sayangkan lemotnya kinerja pihak Dinas Sosial ini, “tandasnya. (Three)