Digelontor Rp 1,1 M, DPRD Jatim Dukung Kompensasi Untuk Korban Bom Surabaya

Kabarkini.co: DPRD Jatim mendukung langkah pemerintah memberikan kompensasi terhadap korban bom Surabaya dengan total keseluruhan mencapai Rp 1,1 M.

“ Kami memberikan apresiasi penuh apa yang dilakukan pemerintah dengan memberikan kompensasi ini,”ungkap wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan dengan pemberian kompensasi tersebut bisa dikata pemerintah bentuk kehadiran pemerintah menyapa dan melindungi warganya. Dan bentuk tersebut menjadi ikhtiar pemerintah.

“Tragedi terorisme setahun lalu mengingatkan kita untuk saling menghormati,  dan menghidupkan nasionalisme bagi kita semua sehingga berdampak semangat untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang mencederai apalagi sampai menghilangkan nyawa bagi orang lain,”jelas pria asal Sumenep ini.

Mantan Birokrat ini menambahkan pihaknya berharap tak ada lagi peristiwa bom di Indonesia terlebih di Jatim karena hal tersebut mengancam perekonomian di Jatim.” Peristiwa bom tahun lalu sempat membuat perekonomian di Jatim hampir lumpuh. Namun, berkat semangat dan kerja keras Pemprov Jatim perekonomian kembali pulih. Jangan sampai ada bom lagi di Indonesia,”jelasnya.

Terpisah, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, pemberian kompensasi didasarkan atas putusan pengadilan yang memerintahkan negara membayarkan kompensasi bagi 16 korban terorisme di Surabaya sebesar Rp. 1,1 miliar.

Hasto mengatakan, negara semakin serius memperhatikan warga negaranya, termasuk saksi dan korban tindak pidana. Selain itu, perhatian tersebut membuktikan keseriusan negara dalam memberikan pelayanan dan keadilan kepada masyarakat. “Pembayaran kompensasi ini membuktikan aturan tentang hak-hak korban yang dituangkan dan dijamin dalam undang-undang,” terangnya. (Try)