Diharap Makin CETTAR, 150 ASN Pemprov Jatim Raih Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

Kabarkini.co: Seperti tahun-tahun sebelumnya menjelang perayaan peringatan HUT Kemerdekaan RI, para aparatur sipil negara (ASN) seluruh Indonesia termasuk di lingkungan Pemprov Jatim mendapat apresiasi penghargaan dari pemerintah pusat.

Penghargaan bernama Anugerah Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI itu diberikan atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Untuk tahun ini, pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada 150 ASN di lingkungan Pemprov Jatim berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 29/TK/Tahun 2019 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan berupa pin dan sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (15/8).

Selain 150 Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Anugerah Tanda Kehormatan Manggala Karya Kencana Tahun 2019 kepada Bupati Tuban Fathul Huda.

Sesaat selesai menyematkan, Khofifah panggilan akrab Gubernur Jatim mengatakan, Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah kepada para ASN di seluruh Indonesia, termasuk di Pemprov Jatim.

Mereka diberikan penghargaan karena telah mendedikasikan dan mendarmabaktikan dirinya  kepada bangsa dan negara dengan ketegori masa pengabdiannya selama 10, 20 dan 30 tahun lebih. Penghargaan ini biasanya dirangkaikan dengan Peringatan HUT RI.

"Mereka mengabdi secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan pengabdiannya dalam kurun waktu tertentu," ujar orang nomor satu di Jatim.

Ada pun 150 ASN yang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya terdiri dari eselon II (8 orang), eselon III (27 orang), eselon IV (31 orang), serta pelaksana (84 orang). Dalam masa kerja terdiri dari 49 orang untuk 30 tahun, 67 orang untuk 20 tahun, dan 34 orang untuk 10 tahun.

"Jika PNS sudah memenuhi persyaratan dengan masa kerja dan persyaratan lainnya maka mereka bisa diusulkan untuk mendapatkan penghargaan," jelas gubernur perempuan pertama di Jatim.

Ia berharap, penghargaan tersebut bisa menyemangati, meningkatkan  dedikasi dan pengabdian para ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Mereka bisa bekerja semakin baik dan produktif ke depannya.

“Ketika bersalaman, saya pun menyampaikan terima kasih atas dedikasinya, pengabdiannya. Harapannya  mereka akan terus bisa meningkatkan dedikasi dan pengabdian baiknya. Tentu untuk masyarakat Jawa Timur dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” pungkasnya. Saat ini aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Jatim dituntut bekerja lebih cepat, lebih efektif-efisien, lebih tanggap dan transparan, akuntabel dan responsif sebagaimana tag line pemprov Jatim CETTAR. Berbagai inovasi layanan publik terus dilakukan agar efektifitas dan tansparansi dapat dimaksimalkan. Inovasi berbasis IT juga terus dikembangkan agar akuntabilitas dapat dikuatkan. Ekosistem bangunan pemerintahan yang baik dan bersih terus diikhtiarkan.(Yudhie)