Dikendalikan Dari Lapas, Polrestabes Surabaya Tangkap Lima Pengedar Narkotika

Kabarkini.co: Polrestabes Surabaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika di wilayah Surabaya dan sekitarnya, selasa (24/9/2019).

Dalam pengungkapan tersebut diamankan beberapa tersangka dengan inisial antara lain HT (33), IZ (21), MB (22), SP(29) dan SM (28) yang kesemuanya warga Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan pengungkapan bermula dari penangkapan tersangka HT di Kawasan jalan Basuki Rahmat Surabaya. “ Dalam pengungkapan tersangka diamankan 91 butir ekstasi yang dibawanya,”ungkapnya di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (25/9/2019).

Dari pengakuan HT, kata alumnus AKpol 1995 tersebut, ekstasi tersebut didapat secara ranjau dan akan diedarkan diwilayah Surabaya dan sekitarnya.” Dia mendapat perintah dari tersangka AR yang merupakan penghuni lapas Madiun,”lanjutnya.

Dari HT, lanjut  mantan analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri, petugas langsung mengembangkan pengungkapan tersebut.

“ Dari pengembangan ditemukan pengedar lainnya  yaitu IZ dan MB. Saat ditangkap, anggota mendapat 3 poket sabu seberat 2,23 gram dan 40 ribu pil LL. Keduanya ditangkap disebuah tempat kos di Surabaya,”jelasnya.

Usai menangkap IZ dan MB, kata pria kelahiran Salatiga tahun 1973 ini, didapat lagi nama SP.” Dari IZ didapat informasi kalau  ada transaksi narkotika dan psikotropika dari AR yang ada di lapas Madiun dan lapas Pamekasan Madura di Kawasan Sidoarjo. Dari pengakuan itu didapati pengedar SM dengan barang bukti 1.195 butir ekstasi, 2 kg ganja, 45,75 gram sabu dan 940 pil happy five. Semuanya didapat di rumah orang tua SM di Sidoarjo,”terangnya.

Dari pengakuan SM tersebut, kata Sandi Nugroho, diketahui kalau narkotika dan psikotropika tersebut didapat secara ranjau dari AD dan HR yang saat ini menghuni lapas di Pamekasan Madura.

Sementara itu, dalam pengungkapan tersebut para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang psikotropika dengan sanksi pidana maksimal lima tahun penjara.(Tok)