Disebut Mobilisasi Dukungan Ke Khofifah, PKH Jatim: Tudingan Mobilisasi Itu Bohong

 

Kabarkini.co: Koordinator PKH(Pendamping Keluarga Harapan) Jatim Arik Dwi Prasetyo merasa heran atas tudingan adanya mobilisasi dukungan terhadap Khofifah di Pilgub Jatim dalam pertemuan PKH se Jatim dengan Khofifah di Trawas Mojokerto, Selasa (30/1).

“ Saya pastikan tak ada mobilisasi untuk dukungan ke Bu Khofifah. Dalam kegiatan kemarin itu hanya silaturahmi antara PKH se Jatim dengan bu Khofifah selaku penggerak PKH sewaktu menjabat mensos. Hanya itu sehingga kami anggap aneh kalau kami dituding mobilisasi dukungan. Kami pastikan tudingan adanya mobilisasi tersebut adalah bohong,”ungkapnya saat di Surabaya, Rabu (31/1).

Arik mengatakan dalam urusan Pilgub Jatim, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing PKH se Jatim.”Kegiatan ini sudah kami rancang sejak lama. Bahkan, rencananya Februari nanti, namun kami kawatir dikiranya kalau digelar Februari bisa dikatakan kampanye. Lalu kami majukan kemarin itu dan saya yang bertanggungjawab untuk itu,”ujar pria asal Blitar ini.

Arik mengatakan PKH se Jatim mengundang Khofifah dalam kegiatan tersebut karena memiliki pemikiran bagus dalam menekan angka kemiskinan.” Pak de Karwo saja mengakui kehebatan bu Khofifah dalam pemikirannya untuk pengentasan kemiskinan di Jatim. Jadi tak ada salahnya kami undang beliau. Kami ingin sharing atau ingin menambah wawasan terkait itu. Dan juga dalam kegiatan kami kemarin ada dari pihak Kemensos juga,”pungkasnya.

Kehadiran Khofifah dalam kegiatan KPH di Trawas Mojokerto, Rabu (31/1) membuat kebakaran jenggot lawan politiknya.

Bahkan Pakar Politik Universitas Airlangga (Unair) DR Novri Susan ikut angkat bicara menyikapi kegiatan Khofifah tersebut. Novri  menilai, seharusnya Khofifah mampu mengendalikan diri untuk tidak cagub Jawa Timur. Novri menyebut apa yang dilakukan oleh Khofifah tersebut  telah menciptakan distorsi (topeng) terhadap pemahaman masyarakat bahwa Khofifah sebagai cagub berhasil memberikan program bantuan ketika menjabat sebagai Mensos. (Ris)