Ditkrimsus Polda Jatim Bongkar Pertambangan Minerba Ilegal

Kabarkini.co:Lima tersangka pertambangan mineral dan batubara illegal diamankan Ditkrimsus Polda Jatim, senin (12/8/2019).

Lima orang tersebut antara lain berinisial AW(41) warga Surabaya, AB (49) warga Waralohi,(AH36) warga Sidoarjo, AS (50) warga Huku Sungai Selatan, dan MR (35) warga Banjarmasin.

“Mereka memproduksi mercury tanpa ada surat ijin dari pemerintah. Untuk memanfaatkan mercury harus impor dilarang membuat sendiri,”ungkap Dirkrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan di Mapolda Jatim, selasa (13/8/2019).

Yusep mengatakan dalam menjalankan produksinya para tersangka, memurnikan batu cinnabar menjadi mercury.

"Diketahui bahwa produser berasal Sulawesi Tenggara, disana ditemukan mercury kemasan dan alat alat pemurnian mercury dibuat dari batuan cinnbar. Dari hasil pemeriksaan, batu cinnabar ini diperoleh di Propinsi Maluku dimana dalam proses pembuatan mercury tersebut, setiap satu ton batu cinnabar, yang kemudian dicampur dengan sianida dan biji besi, menjadi 500 kilo mercury,”jelasnya.

Dari kasus ini, polisi menyita kurang lebih barang bukti mercury sebanyak 414 kilogram merk gold. Merk gold ini, kata Kombes Yusep, merupakan merk resmi dari Jerman.” Mereka melanggar Pasal 161 UU No 4 tahun 2009, tentang Pertambangan Minerba,”tutupnya. (Wahyu)