Diundang Untuk Tingkatkan Kerjasama, Gubernur Soekarwo Ke Belanda

Surabaya:Pemerintah Belanda tampaknya ingin meningkatkan kerjasama dengan Pemprov Jatim.Buktinya, pemerintah negeri kincir angin ini telah mengirimkan undangan ke Gubernur Jatim Soekarwo dalam peningkatan kerjasama untuk pengentasan kemiskinan terutaman dalam feminisme kemiskinan. Undangan tersebut direspon oleh mantan Kadispenda Jatim tersebut dan rencananya Soekarwo dengan ditemani beberapa pejabatnya akan datang ke Belanda bulan Juni mendatang.

Diungkapkan Soekarwo, akhir-akhir ini hubungan kerja sama Jatim – Belanda semakin dtingkatkan, tidak hanya di bidang investasi, ekonom, tetapi juga kerja sama terhadap peninggalan sejarah, kebudayaan, pendidikan, kesehatan, dan kerja sama lainnya

Investasi belanda di Jatim sampai akhir 2016 menurut ijin prinsip investasinya mencapai US$ 5,57 miliar. Lima perusahaan terbesar Belenda adalah PT Philips Indonesia, PT Unilever , PT Paiton Enery Company , PT Ecco Tannery Indonesia dan PT Pakuwon Permai. “Semuanya sangat memberikan pembelajaran terhadap investasi dan membangun hubungan yang baik dengan suatu daerah,” ujarnya,minggu (30/4).

Sementara itu, Wakil Dubes Belanda di Jakarta Ferdinand Lahnstein mengatakan, ingin meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi yang difokuskan pada perusahaan Belanda - Indonesia ditingkatkan/ Joint veture.Karena Pemprov Jatim ingin meningkatkan jalur maritim ke Indonesia Timur, sedangkan Belanda kekuatannya ada pada hal-hal yang berkaitan dengan air, seeprti membuat dam, kapal, maka nantinya akan banyak investasi dalam bentuk kerja sama.

“Sekarang sudah ada kerja sama dengan PT PAL membangun kapal perang tapi dengan transfer technologi dibuat di Surabaya,” tambah Konsul kehormatan Belanda di Surabaya Sylvia Pangkey. (Yudhie).