Diusulkan Direvitalisasi, Terminal Bus Akan Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Di Jatim

Kabarkini.co: Ditengah minimnya anggaran untuk infrastruktur di APBD Jatim tahun 2020 mendatang, namun diharapkan tak mengurangi pelayanan bagi masyarakat di tempat pelayanan publik, salah satunya di terminal.

Sejumlah terminal di Jatim, oleh Komisi D DPRD Jatim yang membidangi infrastruktur diusulkan untuk dilakukan revitalisasi terminal. Keberadaannya tak hanya sekedar tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, juga keberadaan terminal harus bisa memberikan kenyamanan bagi calon penumpang bahkan bisa salah satu pelengkap wisata di suatu daerah.

“Jadi sudah harus ada pergeseran mindset fungsi dari terminal itu sendiri, yang selama ini hanya dianggap sebagai tempat kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Ke depan, fungsi terminal harus lebih dari itu,” kata Satib saat ditemui di DPRD Jatim, Jumat (22/11/2019).

Menurut politisi asal Partai Gerindra ini, selain sebagai tempat transit, terminal juga bisa berfungsi sebagai tempat rekreasi yang mengasyikkan. Sehingga penumpang atau calon penumpang, dapat menikmati ketika berada di terminal.

“Mereka bisa selfi-selfi, atau menikmati kuliner yang ada di lingkungan terminal. Atau bahkan ada hiburan musiknya. Jadi penumpang ini bisa nyaman. Bahkan bisa jadi tempat kongkow-kongkow karena kondisi terminalnya sangat mengasyikkan,” katanya.

Politisi asal Jember ini mengatakan agar terminal bisa menjadi tempat yang nyaman dan mengasyikkan,perlu dilakukan pembenahan. Di antaranya, penataan terminal dan alat transportasinya.

“Terminalnya ditata sedemikian rupa sehingga nyaman, demikian juga kendaraannya. Jika perlu dilakukan peremajaan kendaraan,” jelasnya.

Bahkan, sambung Satib, untuk terminal yang dekat dengan tempat wisata, bisa disiapkan alat transportasi tersendiri yang langsung menuju ke lokasi wisata itu. Contohnya Terminal Bondowoso yang dekat dengan kawasan wisata Gunung Ijen. Demikian juga Terminal Ambulu, Jember, yang dekat dengan wisata pantai Watu Ulo, Papuma dan Teluk Love.

“Jadi ada kendaraan yang parkir di terminal itu yang siap mengantar wisatawan langsung ke lokasi wisata tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Satib,  pihaknya mendorong Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan agar menganggarkan revitalisasi terminal ini dalam APBD Jawa Timur. Terutama terminal tipe B yang memang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Sebab terminal ini juga menjadi penunjang PAD(Pendapatan Asli Daerah), jika revitalisasi dilakukan, maka target penambahan PAD Jatim dari perhubungan di sektor pengelolaan terminal  juga berpotensi mengalami peningkatan,” tutupnya.(wawan)