Dongkrak UMKM Di Jatim, DPRD Jatim Dukung Pemprov Gandeng Bukalapak

Kabarkini.co: Keputusan Pemprov Jatim untuk menggandeng bukalapak dalam memasarkan produk UMKM di Jatim mendapat  perhatian Komisi B DPRD Jatim.

Komisi yang membidangi perekonomian tersebut berharap agar kerjasama tersebut berdampak positif bagi UMKM di Jatim.

“Perdagangan antar provinsi, 21,60 persen industri nasional berada di Jatim. Sementara dari segi pasar, sebanyak 20,78 persen pasar dalam negeri barang-barangnya berasal dari Jatim. Jika kita gabung di bukalapak, sasaran kita bisa mencapai 25 persen termasuk pasar Asean,” ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin di Surabaya, selasa (6/11).

Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Timur sangatlah besar. Berdasarkan sensus ekonomi pada tahun 2016 terdapat 12.1 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“ Agar potensi tersebut semakin dikenal luas dan mampu bertarung di pasar luar negeri, Pemprov Jatim menggandeng Bukalapak dalam memasarkan produk UMKM lewat E-Commerce,”jelasnya.

Ditambahkan oleh pria asal Tulungagung ini dengan menggandeng Bukalapak ini merupakan sebuah impian untuk memenangkan pertarungan dalam industri dan perdagangan agar menjadi lebih efektif dan efisien. Sehingga mampu menjadi pemenang dalam pertarungan pasar Asean.

Bisnis is war. Bisnis adalah perang. Mereka yang mampu menawarkan produk lebih cepat dan murah serta lebih baik produknya itulah yang bisa dikatakan pemenang,” ujarnya.(Yud)