DPRD Jatim Dorong ada Penambahan Sekolah Difabel

 

Anggota E DPRD Jawa Timur, Agatha Retnosari mengapresiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjalankan program pro kerakyatan di Jawa Timur dalam masa awal kepemimpjannya.

Menurut dia, dari visi misi yang dibacakan, program bebas SPP bagi SMA dan SMK negeri merupakan terobosan yang cukup bagus di dunia pendidikan.

"Saya menyampaikan Selamat datang dan Selamat berjuang bersama kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Dardak. Ada banyak program2 Kerakyatan Yang ditujukan pada masyarakat Jatim. Dan di Tahun Ajaran Baru ini Program Bebas SPP bagi SMA dan SMK Negeri segera akan diluncurkan, dimana besarannya akan diatur lebih lanjut dg Pergub," katanya pada Selasa (19/2/2019).

Menurut dia, selain pendidikan gratis, Agatha berharap Khofifah juga memperhatikan kaum difabel di Jatim. Karena itu, Pemprov Jatim harus menambah jumlah sekolah inklusi tingkat SMA bagi kaum difabel dan pendidikan khusus.

"Ini satu titik terang, bagi pendidikan menengah atas di Jatim, Agatha berharap dalam 5 th ke depan pendidikan bagi anak2 Difabel dan berkebutuhan khusus juga akan menjalani perbaikan mengingat saat ini sekolah inklusi tingkat SMA di Jatim masih perlu ditingkatkan jumlahnya," tandasnya.

Selain itu, kata Agatha, Pemprov Jatim dibawah kepemimpinan Khofifah harus memperhatikan kesejahteraan GTT dan PTT yang dirasa masih kurang.

"Terlebih di Surabaya, agar bisa menampung siswa ABK dari SMP2 inklusi Yang ada di Surabaya. Juga kesejahteraan para GTT/PTT SMA SMK bisa terus diperhatikan," jelas anggota DPRD Jatim dari PDI Perjuangan itu.

Agatha juga mendorong agar Pemprov Jatim menciptakan regulasi untuk mendorong agar Dispendik Jatim bisa menyiapkan skill lulusan siswa SMA maupun SMK. Kompetensi itu sangat diperlukan untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang membutuhkan penguasaan teknologi.

"Program2 Provinsi Jatim Yang pro Revolusi Industri 4.0
Ke depan Pemprov bersama DPRD Prov Jatim perlu segera memikirkan regulasi2 untuk mendukung perkembangan Revolusi Industri 4.0 serta menyiapkan SDM2 muda Jatim dg ketrampilan sesuai dg perkembangan teknologi Yang sangat cepat ini. Semoga Jatim mampu menjadi pilot project Nasional," pungkas Caleg DPRD Jatim dari Dapil Surabaya itu.