DPRD Jatim Miris 21 Remaja Di Tulungagung Terjangkit HIV/AIDS

Kabarkini.co; DPRD Jatim merasa miris adanya 21 remaja di Tulungagung terjangkit HIV AIDS. Menurut anggota Komisi E DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto mengatakan perlu perhatian serius untuk Pemprov Jatim untuk menekan meluasnya sebaran HIV AIDS tersebut.

“Perlu ada koordinasi antara Pemprov Jatim dan Pemkab setempat untuk mencegah penyebarannya lebih luas lagi. Kami miris sekali,”ungkap pria asal Malang ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamsi (1/8/2019).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan perlu adanya peningkatan sosialisasi terhadap penyebab-penyebab penyebaran penyakit tersebut.” Perlu ditingkatkan sosialisasinya bahayanya di kalangan pelajar. Jangan sampai sebaran ini sampai ke daerah lainnya,”jelas pria yang juga ketua Fraksi partai Demokrat ini.

Ditambahkan oleh Agus Dono Wibawanto, DPRD Jatim akan memback up penuh jika nantinya dibutuhkan anggaran untuk membantu pencegahan sebaran HIV/AIDS dikalangan pelajar.”Kita jangan sampai teledor penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja meluas. Perlu ada penanganan kongkrit dari semua pihak untuk mengatasinya,”jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mendapati 21 pelajar positif tertular HIV. Kasus HIV ini ditemukan saat dinas melakukan pemeriksaan terhadap 175 pelajar pria yang pernah melakukan hubungan sesama jenis (lelaki seks sesama lelaki/LSL).

Dinas Kesehatan Tulungagung memberikan perhatian pada kasus seks sesama jenis di kalangan remaja usia 12 sampai 20 tahun, mayoritas pelajar SMP dan SMA. Ini menyusul pengungkapan kasus perias pengantin waria yang melakukan kejahatan seksual terhadap 50 anak lebih sejak 2014.

Dinas Kesehatan Tulungagung mengidentifikasi 498 remaja pelaku LSL yang tersebar di tujuh kecamatan dalam pendataan yang dilakukan selama Januari hingga Juni 2019. Sekitar 60 persen dari remaja pelaku hubungan LSL tersebut, menurut Dinas Kesehatan, berusia antara 11 dan 20 tahun dan berstatus sebagai pelajar.(Yudhie)