DPRD Jatim Sambut Baik Empat SMK Di Jatim Jadi Pilot Project Terintegrasi Dengan Industri

Kabarkini.co: Komisi E DPRD Jatim menyambut baik adanya empat SMK di Jatim menjadi pilot project SMK yang terintegrasi dengan industry.

Empat SMK yang menjadi pilot project tersebut antara lain di kota Malang, Sidoarjo dan Bojonegoro.

“Kami sambut baik adanya empat sekolah yang menjadi pilot project tersebut. Kami berharap ini dikembangkan terus,”ungkap anggota Komisi E DPRD Jatim Agusdono Wibawanto saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (21/8/2019).

Menurut pria asal Malang ini mengatakan harapannya ada sekolah SMK yang terintegrasi tersebut nantinya bisa menciptakan SDM yang berkualitas dan siap bekerja sesuai dengan keahliannya.

“Tentunya tak meninggalkan nilai ekonomi local suatu daerah. Ini yang penting sekali,”imbuh politisi asal Partai Demokrat ini. Ditambahkan oleh Agusdono, adanya pilot project tersebut, merupakan terobosan Dinas Pendidikan(Dindik) Jatim untuk memaksimalkan peran SMK yang ada di Jatim.

“Kami juga turut apresiasi kinerja Dindik Jatim yang berinovasi untuk peningkatan kualitas SMK di Jatim,”tutupnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Jatim Hudiyono mengatakan empat SMK di Jatim menjadi pilot project dalam implementasi kurikulum SMK yang akan terintegrasi dengan industri. Kurikulum ini disusun untuk mengangkat nilai ekonomi lokal suatu daerah.

terpilihnya Jatim dari 9 Provinsi di Indonesia ini karena Jatim memiliki regulasi vokasionalnya yang kuat. Baik itu Perda, Pergub, RPJM yang mendukung vokasional serta keseriusan Pemprov yakni Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Dari pilot project itu, seperti apa yang sudah disampaikan Bu Gubernur yakni Petik, olah, kemas,  produk. Nah, bagaimana pilot ptoject 4 sekolah ini sesuai dengan itu. Sementara ini yang sudah dilakukan sekolah yakni pada fase Petik dan olah. Untuk fase olah dan kemas ini setelah MoU dengan Kemenko Perekonomian pada Nopember mendatang,"tandasnya.(Yudhie)