Dua Petinggi PKPI Siap Jadi Jurkam Khofifah Emil

Kabarkini.co - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ke 11 Hendropriyono dan Mantan Kapolda Jatim - Hadiatmoko, siap untuk menjadi juru kampanye (jurkam) Khofifah - Emil, pada proses Pilgub Jatim 2018.

Dua petinggi dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini, tetap menunggu keputusan KPU, terkait siapa bakal calon yang nantinya menjadi kontestan Pilgub, yang salah satu pendaftarnya adalah pasangan Khofifah - Emil.

"Nunggu dulu, kan sekarang sudah ditangani Tim Pemenangan semuanya. Kalau diminta ya kenapa tidak (jadi jurkam, red), lha diminta mau ngapain kita. Kan kalau diminta," tegas Hadiatmoko, Selasa (16/1/2018).

Jikapun nantinya diminta untuk menjadi jurkam, purnawirawan Jenderal polisi bintang dua ini minta, agar paslon Khofifah - Emil memberikan visi misi yang jelas, yang benar benar bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat.

"Yang wajar wajar ajalah, jangan janji janji muluk muluk tapi nol juga, berat kita. Sekarang datang datangin rakyat saat belum jadi, dak suka saya. Nanti dicari sulit mau ketemu sulit," pesan Hadiatmoko.

Terkait adanya money politik, sebagai mantan anggota polri, Hadiatmoko mengerti betul jika hal itu dilarang secara hukum. Untuk itu, dirinya berpesan kepada Tim Sukses Khofifah - Emil, agar bersih ketika kampanye nanti.

"Gak usah bagi duwit lah, saya minta jujur sama rakyat," tegasnya.

Lalu, apa yang melatarbelakangi Hadiatmoko dan PKPI menjatuhkan dukungannya kepada khofifah - Emil?

"Sebenarnya saya melihat figur ya, figur itu paling menentukan, dan kualitas moralnya yang paling penting, kalau seorang pemimpin uda kena moral, selesai kita," tambahnya.

Hadiatmoko melihat sosok paslon Khofifah - Emil adalah figur pemimpin yang mumpuni.

"Saya lihat figurnya dua duanya bagus. Ketiga ya ketaqwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa itu seperti apa," imbuhnya.