FPG Dewan Jatim Sebut Interpelasi Untuk Gubernur khofifah Masih Prematur

Surabaya Kabarkini.co: Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim menganggap wacana interpelasi yang digulirkan Komisi C DPRD Jatim untuk gubernur Khofifah dalam penetapan direksi bank Jatim terlalu premature.

“Saya pikir belum ada urgensinya untuk interpelasi gubernur, rekomendasi itu memang benar adanya cuman kan perlu beberpa tahapan  serta komunikasi dan perlu proses dan waktu, jadi ya memang harus kita sadari,”ungkap anggota Komisi C DPRD dari fraksi Partai Golkar DPRD Jatim Mohammad Alimin di Surabaya, selasa (7/7/2020).

Diungkapkan oleh pria asal Tulungagung ini mengatakan interpelasi dinilai premature dimana saat ini  situasi  Jatim masih  konsentrasi betul penanganan masalah wabah dan menyangkut nyawa manusia yaitu pandemic Covi-19. Jadi saya kira belum pas waktunya,”sambungnya.

Diungkapkan oleh Mohammad Alimin, pihaknya mendorong suksesi pengelolaan bank jatim, karena salah satu BUMD ini menjadi andalan pendapatan daerah, yang sekaligus menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi jawa timur.

“Kepemimpinan bank jatim adalah kolektif kolegial, jadi kalaupun ada kekosongan satu dua personal unsur pimpinan karena suatu pematangan system dan personal, saya rasa menjadi hal penting, dan masih bisa di handle yang lain dengan tidak mengurangi tugas dan kewajibanya ,”tutupnya. (setya)