Gagal Rekrut Direksi Bank Jatim, Gubernur Khofifah Akan Diinterpelasi Dewan Jatim

Surabaya : Gara-gara gagal menetapkan Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim, Dewan Jatim menyiapkan langkah interpelasi ke gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Wakil Ketua komisi C DPRD Jatim Yohanes Ristu Nugroho mengatakan untuk urusan direksi bank Jatim, muncul wacana ada dua pilhan yang diajukan ke gubernur yaitu melakukan gugatan di PTUN dan melakukan interpelasi.

“Dari dua opsi tersebut akhirnya disepakati untuk melakukan interpelasi. Kami akan gunakan hak dewan untuk mempertanyakan gubernur dalam kaitannya rekrutmen direksi bank Jatim, “ungkapnya di Surabaya, senin (6/7/2020).

Politisi asal PDI Perjuangan ini mengatakan untuk mengajukan interpelasi saratnya antara semua anggota yaitu minimal 2 fraksi dan 15 anggota. “ Hak interpelasi akan secepatnya kami gulirkan kalau pihak Pemprov Jatim tak merespon rekomendasi komisi C DPRD Jatim terkait rekrutmen direksi Bank Jatim, “jelasnya.

Diungkapkan mantan pimpinan DPRD kabupaten Madiun ini mengatakan keputusan untuk melakukan interpelasi tersebut sudah diputuskan bersama seluruh anggota komisi C DPRD Jatim.

“ Kami di komisi C DPRD Jatim adalah komisi yang kompak,”jelasnya.

Ristu Nugroho menambahkan keputusan diambil karena pihak Pemprov Jatim dalam hal ini gubernur Jatim tak merespon dari rekomendasi komisi  C DPRD Jatim  terkait rekrutmen direksi bank Jatim.

Senada dengan Ristu Nugroho, wakil ketua Komisi C DPRD Jatim, Makmulah Harun mengatakan hak interpelasi dilakukan karena pihak gubernur telah melewati batas yang ditentukan pihaknya untuk menjawab rekomendasi terkait rekrutmen bank Jatim.

“ Semua upaya sudah dilakukan antara lain koordinasi dan konsultasi tapi hasilnya tak sesuai. Niat kami untuk bersama-sama agar Bank Jatim lebih maju lagi untuk Jatim, “tandas wanita asal Banyuwangi ini. (Yudhie)