Ganggu Pelaku Usaha, Pengadaan Kereta Gantung Di Bromo Tengger Ditolak

Surabaya Kabarkini.co : Kawatir akan mengganggu pelaku usaha di Bromo Tengger,rencana pemerintah akan mengadakan kereta gantung ditolak oleh beberapa pihak disana. Bahkan DPRD Jatim juga menolaknya. 

"Selain pihak Probolinggo,kami juga menolak,"ungkap wakil ketua komisi B DPRD Jatim di Surabaya,senin (17/2/2020).

Politisi asal Probolinggo mengatakan selama ini di Bromo Tengger menggunakan tranportasi kuda,komunitas jeep yang dikelola warga setempat.

"Jika ada kereta gantung tentunya akan menganggu wisata di sana,"imbuh politisi asal PPP ini.

Mahdi mengatakan kawasan Bromo Tengger sebenarnya adalah kawasan konservasi edukasi sehingga perlu dijaga kelestariannya.

Sementara itu,terkait keberadaan kereta gantung masuk dalam Perpres no 80/2019,Mahdi memastikan bahwa dalam perpres tersebut diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur.

"Jadi kereta gantung bukan bagian infrastruktur sehingga kami menolaknya,"jelasnya. (yudhie)