Gotong Royong Seluruh Karyawan, BPKAD Jatim Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir Di Ngawi

Kabarkini.co: Instruksi gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa agar seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemprov Jatim agar terlibat langsung dalam pemberian bantuan untuk korban banjir di beberapa daerah di Jatim langsung ditindak lanjuti oleh seluruh OPD Jatim. Salah satunya yaitu Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jatim.

Ratusan bantuan barang kebutuhan untuk korban banjir yang merupakan hasil gotong royong karyawan BPKAD Pemprov Jatim diserahkan ke BPBD kabupaten Ngawi, Jumat (8/3) malam.

Menurut kepala BPKAD Jatim, Jumadi mengatakan bantuan tersebut merupakan upaya keluarga besar BPKAD Jatim dalam menindaklanjuti instruksi dari gubernur Khofifah Indar Parawansa agar OPD meringankan beban korban banjir.

“Kami langsung koordinir dengan gotong royong karyawan dari BPKAD. Semoga bantuan kami ini bisa bermanfaat bagi korban banjir,” ujarnya sabtu (9/3).

Jumadi lalu merinci bantuan yang disalurkan dari keluarga besar BPKAD Jatim diantaranya 90 kardus air mineral, pampers balita 8 kardus, pembalut wanita 2 kardus, biscuit 3 kardus, susu 9 kardus dan mie instan sebanyak 30 kardus.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jatim terlibat langsung menangani daerah terdampak banjir. Hal ini penting dilakukan untuk mempercepat pemulihan dampak yang diakibatkan banjir khususnya pada 15 daerah di Jatim.

Lima belas daerah di Jatim yang terdampak banjir tersebut yaitu Madiun, Magetan, Pacitan, Ngawi, Trenggalek, Nganjuk, Tulungagung, Kediri, Blitar, Bojonegoro, Gresik, Sidoarjo, Probolinggo, Bojonegoro dan Tuban.

“OPD di Pemprov Jatim harus ikut menangani bencana banjir dan berkoordinasi aktif dengan pemda setempat, agar mempercepat pemulihan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang mendesak,” urai mantan mensos ini. (Try)