Imbau Masyarakat Tak Panik, Dewan Jatim Minta Pemprov Buka Hotline Corona Virus

 Surabaya Kabarkini.co : Ketua Komisi E DPRD Jatim Wara Sundari Reny Pramana mengatakan pihaknya mendorong Pemprov Jatim untuk membuat Hotline Corona Virus untuk menghindari masyarakat agar tak panik terhadap penyebaran corona.

“Untuk mencegah kepanikan di masyarakat Jatim, kami mendesak Pemprov untuk melakukan persiapan lebih matang,”ungkapnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (4/3/2020).

Politisi PDIP ini juga mengatakan pihaknya juga minta agar  Dinas Kesehatan menyiapkan lebih banyak Rumah sakit rujukan CORONAVIRUS untuk antisipasi, mengingat luasan wilayah Jatim. “Tentunya koordinasi dengan 38 kota Kab sangat dibutuhkan,”jelas mantan Ketua DPRD Kediri ini.

Diungkapkan wanita yang juga Bendum (Bendahara Umum) PDIP Jatim ini minta Pemprov berkoordinasi dengan semua kab/kota untuk segera membuat HOTLINE CORONA VIRUS, agar rakyat bisa menelepon dan mendapat informasi.

“ Selain itu juga keberadaan Hotline Corona Virus Jatim ini bisa dimanfaatkan untuk pemeriksaan kepada masyarakat yang merasakan gejala corona,”jelasnya.

Tak hanya itu, wanita yang akrab dipanggil Reni ini menambahkan pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tak manik atas penyebaran virus corona tersebut.

“ Tenang dan percayakan kepemerintah. Tak perlu melakukan aksi borong dan lainnya. Meski demikian tetap waspada,”tandasnya

Terpisah, sebanyak 44 rumah sakit rujukan pertama ini tersebar di seluruh kabupaten kota di Jawa Timur. Rumah sakit rujukan pertama coronavirus ini adalah rumah sakit yang sudah memenuhi empat kriteria.

Yang pertama adalah rumah sakit tipe B, memiliki ruang isolasi, memiliki dokter sesialis paru-paru, dan memiliki dokter radiologi. Dengan memenuhi empat kriteria ini, maka rumah sakit akan bisa menentukan pasien mengalami sakit yang mengarah ke COVID-19 ataukah tidak.

Jika mengarah ke COVID-19, maka pasien akan diarahkan untuk dirujuk ke 3 rumah sakit rujukan utama  yaitu RSUD Dr Soetomo Surabaya, RSUD Dr Soedono Madiun, dan RSUD Saiful Anwar Malang. (Try)