Jadi Bandara Internasional, Pemprov Jatim Kelola Bandara Abdurahman Saleh Malang

 

Kabarkini.co: Perubahan status bandara Abdurahman Saleh Malang menjadi bandara Internasional mendapat apresiasi dari DPRD Jatim.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Artono mengatakan sudah selayaknya bandara tersebut menjadi bandara internasional.” Sarana dan prasarana bandara tersebut lengkap. Dan segudang prestasi sudah ditempuh oleh bandara Abdurahman Saleh,”ungkapnya di Surabaya, Kamis (28/3).

Politisi asal PKS ini mengatakan meski statusnya berbeda, namun nantinya pengelolaannya dikelola oleh Pemprov Jatim. “Disana nanti ada UPT Bandara yang dibawah naungan Dishub Jatim,”jelasnya.

Diungkapkan oleh Artono, pengelolaan bandara internasional yang dikelola pemprov merupakan pertama kalinya di Indonesia.” Ini prestasi Jatim dalam mengelola bandara. Di Propinsi lain tak ada seperti ini,”sambungnya.

Diakui oleh Artono,komisi D DPRD Jatim sudah melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk mempelajari pengelolaan bandara yang ideal.” Di Yogya mereka saat ini sedang membangun bandara di Kulonprogo. Ini yang kami pelajari,”jelasnya.

Sebelumnya,  Sebelumnya, Kepala Dishub Jatim, Fattah Jasin, menurutnya sejak dikelola oleh Pemprov Jatim pada tahun 2012, jumlah penumpang Bandara Abd Saleh Malang mengalami pertumbuhan sebesar 161,6%. Jika pada 2012 hanya ada 509.495 penumpang, maka pada 2018 mencapai 1.332.861 penumpang.

 

Kadishub Fattah menambahkan, prestasi Bandara Abdurahman Saleh juga semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan diraihnya penghargaan dalam tiga tahun terakhir, yakni Runner up IV Bandara Award Kategori UPBU KELAS II (Tahun 2016), kemudian Juara III Bandara Award Kategori UPBU KELAS II (2017), dan Best Airport 2018 Kategori UPBU KELAS II (Tahun 2018).

 

(yud)