Jatim Berkah, Ribuan Penghafal Al Qur’an Di Jatim Dapat Tunjangan Kehormatan

Kabarkini.co: Pemprov Jatim menggelontorkan tunjangan kehormatan bagi penghafal Al Quran di  Jatim sebagai bentuk realisasi janji kampanye Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim lalu.  Tunjangan untuk para huffadz atau penghafal Al Quran tersebut dengan nilai Rp 150 ribu per bulan atau sebanyak Rp 1,8 per tahunnya. Pemberian tersebut merupakan realisasi janji kampanye dari program Nawa Bhakti Satya, tepatnya “Jatim Berkah”.

“Kami punya target ada sepuluh ribu huffadz se-Jatim yang mendapat tunjangan kehormatan ini. Untuk saat ini baru sekitar empat ribu huffadz yang sempat terdaftar di Biro Kessos,” kata Gubernur Khofifah saat di  Surabaya, Senin (20/5).Gubernur Khofifah mengatakan, pemberian tunjangan tersebut merupakan breakdown dari implementasi Jatim Berkah, yang pencairannya dilakukan setiap lima bulan sekali. Adapun pembagiannya dibagi per zona, seperti Kab. Pamekasan (untuk wilayah Madura), Kab. Lumajang (daerah tapal kuda), lalu di Malang.

Mantan mensos tersebut menargetkan ada 10 ribu huffadz yang akan mendapatkan tunjangan kehormatan, karena itu, ia meminta Lembaga Pendidikan Tilawatil Quran (LPTQ) untuk mengkomunikasikan serta melaporkan data huffadz yang belum terdaftar. Menurut orang nomor satu di Jatim ini, semakin banyak huffadz yang mendapat tunjangan ini akan semakin bagus, sebab di Jatim terdapat sekitar 8.500-an desa/kelurahan. Kemudian beberapa daerah yang dekat dengan lingkungan Pondok Pesantren memiliki banyak huffadz.

“Jadi kira-kira estimasinya, satu desa ada satu huffadz, satu kelurahan ada satu huffadz. Maka jka dibulatkan, ada sepuluh ribu targetnya,” lanjutnya.Gubernur wanita pertama di Jatim ini menjelaskan, target sepuluh ribu huffadz tersebut adalah janji kampanye, namun ketika berkoordinasi dengan Gubernur Jatim di era sebelumnya, yakni Pakde Karwo dan BPKAD, data yang terkumpul baru 2.026 huffadz saja. Ia menargetkan pada tahun 2019 ini, terdapat 4.000 huffadz yang mendapat tunjangan kehormatan tersebut. (Three)