Jatim Kerjasama Dengn Armenia Dan Republik Kepulauan Fiji, DPRD Minta UMKM Dilibatkan

Kabarkini.co: DPRD Jatim mendukung penuh upaya peningkatan kerjasama antara Negara Armenia dan Republik Kepulauan Fiji. Pihak legislatif yang berkantor di Jalan Indrapura Surabaya ini berharap agar UMKM juga dilibatkan dalam peningkatan kerjasama tersebut.

Menurut Anggota Komisi B DPRD Jatim, Mohammad Alimin ini mengatakan pihaknya mendorong peningkatan kerjasama tersebut dapat meningkatkan peningkatan perekonomian dan pendapatan di Jatim.

“Harapan saya juga keterlibatan produk UMKM di Jatim juga bisa dimaksimalkan dalam kerjasama Trade (perdagangan), Tourism (pariwisata) dan Investment (investasi) atau TTI antara Jatim dengan kedua negara Armenia dan Republik Kepulauan Fiji,”katanya saat dihubungi, sabtu (8/12).

Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian di Jatim, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemprov Jatim.

“Produk UMKM di Jatim itu banyak dan kualitas kuantitasnya sudah layak untuk dikirim ke luar negeri. Kami dorong untuk dilibatkan dalam peningkatan kerjasama tersebut,”terangnya.

Sekedar diketahui, data dari Pemprov Jatim neraca perdagangan Jatim dan Armenia selama kurun waktu 2014-2018 menunjukkan surplus bagi Jatim setiap tahun. Pada tahun 2014 surplus US$ 1,11 juta, tahun 2015 surplus US$ 1,13 juta, tahun 2016 surplus US$ 1,229 juta, dan tahun 2017 surplus US$ 1,48 juta. Sedangkan dari Januari-September 2018 tercatat surplus US$ 1,12 juta.

Selama periode 2014 sampai dengan September 2018ekspor Jatim ke Armenia nilainya fluktuatif dengan trend pertumbuhan rata-rata 8,78% per tahun. komoditi utama ekspor non migas Jatim ke Armenia adalah kopi, teh, rempah-rempah, kayu, barang dari kayu, kertas/karton, serta ikan dan udang. Adapun komoditi impor non migas Jatim dari Armenia yaitu bahan kimia organic.

Sedangkan komoditi ekspor utama Jawa Timur ke Fiji diantaranya kopi, teh, rempah-rempah, lemak dan minyak hewani/nabati, tembakau, sabun, bahan kimia organik. Total nilai eksor Jatim ke Fiji dari Januari - September 2018 sebesar US$ 4,8 juta. (ris)