Jelang Ramadhan Harga Sembako Di Surabaya Melejit

kabarkini.co:Menjelang ramadhan harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di sejumlah pasari di Surabaya alami lonjakan yang sangat signifan. Melejitnya harga sembako ini lebih dipengaruhi oleh tingginya permintaan di masyarakat mendekati puasa.
Di pasar Wonokromo misalnya, harga bawang putih melonjak drastis dari sebelumnya Rp17.500/kg, dua hari terakhir ini naik menjadi Rp65.000/kg. Sementara harga cabai rawit merah dari saat ini Rp76.000/kg, dari sebelumnya hanya Rp57.000.

Salah satu pedagang di Pasar Wonokromo, Yeti mengakui sepekan terakhir harga bahan pokok terus merangkat naik dengan kisaran naiknya 10-30 persen dibanding hari biasanya. “Biasa kalo mau puasaan harga pasti naik drastis.”ujarnya kepada kabarkini.co di pasar Wonokromo, Selasa (09/05).

Yeti menjelaskan, kenaikan harga sembako sepekan terakhir memang terjadi karena pasokan dari distributornya menaikkan harga. Namun meski harga naik, tambah Yeti, masyarakat tetap tidak berkurang, bahkan beberapa hari terakhir terutama selalu pada hari Kamis, penjualan sembako meningkat hingga 50 persen lebih meski harga naik.

“Ya mungkin akhir-akhir setiap Kamis malam banyak orang yang melakukan bancaan atau kirim doa, jadi butuh makan-makan.”terangnya.

Saat ditanya bagaimana dengan pasokan ke tokonya, Yeti mengatakan sejauh ini belum banyak kendala yang cukup berarti, pasokan sembako setiap harinya masih berjalan normal.

“Misalnya saya biasa terima 50 kg cabai merah setiap harinya, sampai detik ini pasokan dari distributor masih tetap sama tidak berkurang.”terangnya.

Lebih lanjut Yeti mengatakan, kenaikan harga sembako akan terus naik

terutama empat hari menjelang ramadhan. Meski diperkirakan terus naik harga sembako, dirinya tidak pernah berpikiran untuk melakukan stok barang. ”Karena memang dibatasi oleh distributornya.”katanya.

Sementara itu, Elok, pemilik toko LANCAR di kawsan Kembang Kuning Kulon Besar mengakui, jika harga sembako sepekan terakhir terus merangkak naik. Seperti telur ayam ras misalnya, dari semula Rp 19.500/kg saat ini naik menjadi Rp 25.000/kg. “Dan untuk minyak goreng dari Rp13.500/kg, naik menjadi Rp 16.300/kg.”ungkapnya. (Trish)