Jika Tak Didukung Partai Yang Sudah Didaftari, Gus Ipul Legowo

Kabarkini.co - Sedikitnya sudah 4 partai politik (parpol), PDIP, Demokrat, Golkar dan Hanura sudah menerima pendaftaran Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jatim. Jumlah tersebut, akan terus bertambah jika parpol lain, seperti PAN, PKS dan PPP membuka pendaftaran Cagub di Pilkada Jatim 2018.

Bagaimana jika parpol yang sudah menerima pendaftaran menolak mendukung Gus Ipul?. "Saya akan legowo jika parpol yang telah didaftari tidak memberikan dukungan," ucap Gus Ipul di Surabaya, Senin (21/8).

Sikap legowo Bakal Calon Gubernur (Bacagub) itu, semata-mata untuk menghormati keputusan yang dibuat oleh partai. Dimana, parpol memiliki mekanisme sendiri dalam membuat kebijakan yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun.

"Itu adalah hak internal partai politik dan saya sangat menghormati keputusan tersebut. Jadi, tidak masalah dan legowo jika ada partai yang tidak mendukung, walaupun saya sudah mendaftar," ujarnya.

Gus Ipul mengaku dirinya hanya usaha dan mencoba. Kalau tidak berhasil, bisa memaklumi. Dia sadar, bahwa tidak semua partai yang sudah didaftar akan mendukung. "Ada peluang tidak mendukung juga. Kami hanya mengikuti proses internal partai, sebagai wujud penghormatan kami terhadap partai,” tuturnya.

Pilkada Jatim, lanjutnya, adalah kontestasi dimana calon lain juga memiliki peluang yang sama. Untuk itu, ada kemungkinan-kemungkinan partai politik yang didaftari tidak mendukung dirinya tapi mendukung calon lain. "Makanya, sangat sulit akan ada calon tunggal, tapi akan ada dua tau tiga calon," tandasnya.

Meski legowo, namun Gus Ipul menolak jika dikatakan pasrah. Namun lebih memilih menyatakan menghormati keputusan internal partai. Dia hanya ingin melihat bahwa tidak semata-mata soal dukung-mendukung.

"Tapi ingin juga dipahami apa yang dibawa tidak sepotong-sepotong, sehingga orang berkomentar lain. Artinya, penyampaian pandangan-pandangan kami lebih gamblang dan terang,” terangnya.

Selama ini, diakui Gus Ipul, dirinya telah melakukan komunikas-komunikasi politik dengan sejumlah partai. Dalam komunikasi itu, respon pimpinan partai sangat baik kepadanya.

Bahkan beberapa partai ditindaklanjuti dalam bentuk wawancara yang lebih serius, contohnya adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. "Begitu pula dengan Pakde Karwo (Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, red), saya juga melakukan pembicaraan-pembicaraan meski non formal. Semua level kita lewati," ungkapnya.

Sejauh mana proses pendekatan partai ?. Gus Ipul mengklaim 80 persen proses pendekatan partai sudah berjalan baik. Namun, pihaknya tidak bisa mengumumkan partai mana saja yang siap mengusungnya di Pilkada Jatim 2018 mendatang.

“Bukan kapasitas saya untuk mengumumkan partai mana yang bakal mengusung saya. Biarkan partai nanti pada saatnya akan diumumkan. Yang jelas saat ini PKB sudah final mendukung saya. Tinggal partai lainnya," paparnya. (Bmw)