KemenkumHAM Jatim Gelar Beragam Aksi Sosial dalam Peringati HDKD

Surabaya, kabarkini.co : Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur (KemenkumHAM Jatim) turut menyemarakkan peringatan hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021. Pada Kamis (21/10/2021) sore, peringatan HDKD dimanfaatkan untuk berbagi dengan sesama, salah satunya dengan memberikan tali asih kepada keluarga pegawai yang gugur karena Covid-19.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono mengatakan, pihaknya memberikan tali asih kepada 5 anggota keluarga sipir secara simbolis berupa buku tabungan kepada istri dan anak yang ditinggalkan. Tak hanya itu, pihaknya mengadakan beberapa kegiatan kemanusiaan dan aksi sosial lain, yakni donor darah dan pemberian 200 paket New Normal Kit kepada warga kota pahlawan dan sejumlah daerah lain di Jatim. Sedangkan, bantuan New Normal Kit diserahkan kepada RS dr. Mohamad Soewandhie Surabaya.

Untuk aksi donor darah massal sendiri, diikuti para pegawai dari satker di Korwil Surabaya. Ada 100 pegawai yang berpartisipasi dalam kegiatan yang bekerjasama dengan PMI Jatim itu.

"Kami niatkan untuk membantu biaya pendidikan anak-anak pegawai yang gugur karena Covid-19. Setiap keluarga, mendapatkan Rp 8.850.000," kata Krismono dalam keterangan tertulis, Kamis (21/10/2021).

Krismono menjelaskan, jajarannya ingin terlibat aktif dalam menanggulangi dampak pandemi dan dimulai dari yang paling dekat. Sebab, di jajarannya sendiri, ada 5 orang pegawai Kemenkumham yang telah meninggal dunia terkonfirmasi Covid-19 sepanjang 2021.

Dari 5 orang itu, 4 diantaranya adalah petugas yang mengemban jabatan sebagai sipir di lapas atau rutan. Lalu, seorang lainnya merupakan pegawai Bapas Jember.

Krismono berharap, keluarga yang ditinggalkan tetap kuat dan sehat selalu. Begitu juga biaya yang diberikan agar bisa dipergunakan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.

Kasubag Perlengkapan dan Rumah Tangga di RS milik Pemkot Surabaya itu, Queen Azizah mengucapkan terimakasih dengan bantuan tersebut. Harapannya, bisa berguna bagi para pasien Covid-19 yang menerimanya.

"Nantinya, (bantuan) akan kami salurkan untuk para pasien Covid-19 yang sudah selesai dirawat," tuturnya. (K3)