Kepengurusan Paling Lengkap Se Indonesia, Partai Gelora Jatim Bidik Lolos ET

Surabaya, Kabarkini.co: Terbentuk selama satu bulan setengah, DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Jatim telah berhasil membentuk kepengurusan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) di 38 kabupaten/kota se Jatim dan 413 kecamatan kepengurusan DPC (Dewan Pimpinan Kecamatan) se Jatim.

“Jumlah kecamatan di Jatim ada 600 lebih, sengaja kami bentuk hanya di 413 kecamatan, karena kami memberikan kesempatan bagi tokoh-tokoh masyarakat di daerah untuk bergabung dan membawa pendukung dan simpatisannya dalam kepengurusan ditingkat kecamatan,”jelas ketua DPW Partai Gelora Indonesia Mohammad Sirot saat dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (5/1/2020).

Mantan anggota DPRD Jatim ini mengatakan kepengurusan Partai Gelora di Jatim saat ini merupakan satu-satunya se Indonesia yang paling lengkap untuk kepengurusannya sehingga siap didaftarkan di Kemenkumham.

“ Hari ini kami lakukan verifikasi sampai tingkat bawah dan besok kami serahkan ke tingkat DPN (Dewan Pimpinan Nasional) Partai Gelora untuk didaftarkan di Kemenkumham,”ungkapnya.

Dikatakan oleh pria yang juga tokoh muda NU ini, Partai Gelora adalah Partai Islam Nasionalis yang berazaskan Pancasila.” Kita tetap bernafas Islam tapi nasional yang menjunjung tinggi nilai-nila kebangsaan. Oleh sebab itu, banyak tokoh-tokoh masyarakat yang menyatakan bergabung dengan Partai Gelora. Kita ingin Indonesia menjadi kekuatan dunia,”sambungnya.

Bagi pengurus partai Gelora, kata Siroj, saat ini yang dipikirkan bagaimana masyarakat nantinya memilih partai Gelora.” Yang terpenting saat ini bagaimana bisa lolos dalam electoral threshold (ET) sebagai persyaratan sebagai parpol peserta pemilu,”jelasnya.

Untuk Pilkada 2020 mendatang, kata Siroj, pihaknya ingin berpartisipasi dalam pelaksanaan pilkada tersebut.

“Meski sebagai pendatang baru, saya sudah perintahkan seluruh pengurus di kabupaten/kota yang wilayahnya ada pilkada untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan pilkada tersebut,”jelasnya.

Soal anggapan sebagai pecahan partai PKS, Siroj membantah. Namun, diakui olehnya banyak kader PKS yang bergabung dengan PKS.

“ Tak hanya dari PKS saja, kader dari partai lain serta tokoh masyarakat paling banyak yang menyatakan bergabung. Semua partai adalah mitra bukan musuh termasuk PKS,”tutupnya. (Wan)