Ketua Komisi Absen, Komisi A DPRD Jatim Terjang Libur Bahas APBD Jatim 2020 Dengan Tertutup

Kabarkini.co: Komisi A DPRD Jatim tampaknya merasa kedodoran dalam mengejar deadline pengedokan APBD Jatim 2020 yang akan segera di sahkan 21 November 2019 mendatang. Termasuk hari libur diterjang komisi yang membidangi pemerintahan ini untuk membahas APBD Jatim dengan Pemprov Jatim.

Buktinya, disaat Surabaya memperingati hari Pahlawan, Minggu (10/11/2019) dengan menggelar rapat tertutup, Komisi A DPRD Jatim malah menggelar pembahasan APBD Jatim dengan OPD. Ironisnya, lagi hearing hari ini digelar tak dihadiri Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (purn) Istu Subagio.

Tidak hadirnya Istu dikarenakan ada urusan pribadi di luar Provinsi Jatim. Alhasil, hearing kali ini dipimpin oleh Wakilnya yakni Bayu Airlangga dan Hadi Dediansyah.

Wakil Ketua Komisi A Hadi Dediansyah mengaku tidak hadirnya Ketua Komisi A sudah ada izin sebelumnya dan kepada anggota lainnya.

"Ketua Komisi A sudah pamit. karena ada wisuda purnatugas di Magelang, sudah izin ke kami karena beliau juga merupakan momentum satu kali dalam seumur hidup, makanya memilih itu daripada membahas anggaran rakyat," katanya saat ditemui disela hearing, mInggu (10/11/2019).

Meski demikian, Hadi menegaskan bahwa pihaknya sudah menghandel dan membackup tugas-tugas Komisi A DPRD Jatim. Menurut dia, komisi A bukanlah milik perseorangan saja.

"Secara etika politik, saya rasa itu kebijakan politik masing masing, ya. Kalau bicara wakil rakyat mestinya mengedepankan kepentingan rakyat. Tapi kalau ada prsoalan pribadi itu wilayah yang tidak bisa kita sentuh karena itu hak sebagai anggota pribadi," terangnya.

Pembahasan APBD 2020 kali ini diakui Hadi sangatlah mepet. Sebab, agenda DPRD diikuti dengan kunjungan dan kegiatan-kegiatan partai.

"Untuk pembahasan kita diberi waktu sangat mepet. Mangkanya komisi A ambil waktu saat libur. Mau tidak mau, komisi A walaupun hari libur kita terjang. Karena ini juga menyangkut masalah masyarakat jatim, kalau sampai terjadi antara komisi dengan mitranya tidak membahas anggaran saya rasa yang dirugikan masyarakat Jatim," papar Hadi.

(Yudhie)