Khawatir Ganggu Perekonomian, DPRD Jatim Minta PLN Tak Naikkan Tarif Listrik

Kabarkini.co: Komisi B DPRD Jatim berharap agar PLN (Perusahaan Listrik Negara) untuk tidak menaikkan tariff listrik. Meski dalam kondisi merugi, perusahaan listrik plat merah tersebut, diharapkan tetap menggunakan tariff normal.

“ Sebelumnya kami berikan apresiasi kepada PLN yang hingga saat ini tak menaikkan tariff listrik.  mengingat kebutuhan listrik terutama di Jatim sangat vital sekali. Jangan sampai naik karena ini akan berpengaruh pada perekonomian rakyat Jatim,”ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin di Surabaya, Jumat (2/11).

Mohammad Alimin berharap agar kebijakan tersebut akan tetap bertahan lama mengingat saat ini di Jatim, pemerintah sedang memaksimalkan peran UMKM untuk mendongkrak perekonomian di Jatim. “ kalau tariff naik tentunya UMKM tak bisa maksimal dan perekonomian kembali terhambat,”sambungnya.

Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan kalaupun dipaksakan diperlukan kenaikan, pihaknya berharap hal ini diberlakukan pada perusahaan industry yang berskala besar.” Jangan sampai jika ada kenaikan diberlakukan kepada rumah tangga atau home industry masyarakat kecil atau ke UMKM. Kalau hal ini diberlakukan tentunya akan merugikan rakyat,”jelasnya.

Sekedar diketahui,Meski PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) merugi Rp18,46 triliun pada kuartal iii/2018, pemerintah tidak akan menaikkan tarif dasar listrik hingga 2019.Kondisi keuangan PLN  sejauh ini masih terbilang terkendali. secara operasional, kinerja PLN masih positif. Laba perseroan sebelum selisih kurs pada kuartal III/2018 tercatat sebesar Rp9,6 triliun.(Yudhie)