Kinerjanya Mengecewakan, DPRD Jatim Semprit Kominfo Jatim

Kabarkini.co: Komisi A DPRD Jatim kecewa atas kinerja dari Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim yang tidak konsiten antara program kerja yang disampaikan dengan realisasinya.

“Kami kecewa sekali apa yang disampaikan Dinas Kominfo tersebut kepada kami saat dengar pendapat tak sesuai dengan realisasinya. Kami minta ada evaluasi gubernur atas kinerjanya,”ungkap anggota Komisi A DPRD Jatim Muzamil Safii di Surabaya, sabtu (1/9).

Politisi asal Pasuruan ini membeberkan kekecewaan komisi yang membidangi pemerintahan tersebut bermula dari keberadaan ketua pansel (panitia seleksi) pembentukan Komisi Informasi Publik (KIP).“ Kominfo tak mengindahkan harapan komisi A DPRD Jatim. Sebelumnya ketua pansel yaitu Suko Widodo sudah menyampaikan pengunduran diri sebagai ketua pansel ke ketua Komisi A. Namun, oleh pihak Kominfo tetap dijadikan sebagai ketua pansel. Hal ini membuat kami kecewa,”jelasnya

Komisi A sendiri, sambung mantan wabup Pasuruan ini, sebenarnya telah menunjuk Profesor Muzakki sebagai ketua tim pansel rekrutmen tersebut.” Tapi sekali lagi Kominfo bandel dan tak konsisten terhadap kesepatakan antara Komisi A dan Kominfo Jatim tetap menyodorkan nama Suko Widodo ke Gubernur sebagai ketua pansel,”jelasnya.

Komisi A DPRd Jatim, kata Muzamil berharap adanya perubahan diposisi pansel, karena sosok Suko Widodo sudah lama menjabat sebagai ketua pansel tersebut. Tak hanya itu, kata Muzamil, pihaknya juga menyoroti atas kinerja dari kadis Kominfo Jatim Ir. Eddy Santoso.

“ Pak Eddy adalah penyebab tak terbayarnya gaji dari pengurus KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah). Beliau takut membayar gaji KPID Jatim yang sudah di back up oleh Komisi A DPRD Jatim. Para pengurus KPID belum menerima gaji mulai Februari hingga bulan Juni 2018,”jelasnya. (Yudhie)