Kirim Sembako ke Kepulauan, Bulog Masih Pakai Kapal Komersil

Kabarkini.co - Anggota Komisi VI DPR RI - Ir. Bambang Haryo Soekartono menyayangkan bahwa Bulog Divre Jatim ternyata tidak memanfaatkan keberadaan Tol Laut untuk mengirimkan bahan pokok mereka ke beberapa Provinsi lain pulau.

Bambang baru mengetahui jika Bulog Divre Jatim tidak menggunakan sarana Tol Laut tersebut, lantaran tidak ada jatah khusus yang diberikan. Sehingga Bulog tetap mempergunakan jalur kapal biasa untuk mengirimkan sembako ke Provinsi lain pulau.

"Sebenarnya karena beliau (Bulog, red) ini sebagai stabilisator pasar, harusnya difasilitasi oleh Tol Laut, tapi Tol Laut sekarang ini tidak berfungsi maksimal," katanya disela kunjungan ke Bulog Jatim, Kamis (28/12/2017).

Menurut Bambang, jadi yang menggunakan fasilitas Tol Laut adalah pedagang-pedagang yang nantinya menjual ke pelabuhan tujuan dengan mekanisme pasar.

"Jadi rakyat tetap tidak diuntungkan, yang diuntungkan adalah pedagang nya. Jadi ini yang tidak boleh terjadi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Jatim - Muhammad Hasyim menjelaskan, jika selama ini Bulog belum memanfaatkan fasilitas Tol Laut, karena masalah teknis. Dimana ketika Bulog harus kirim ke Pulau tertentu, kapal yang melalui jalur Tol Laut tidak menuju ke Pulau tersebut.

"Karena Tol Laut itu kan mungkin karena rutenya agak beda dengan rute penyaluran pengiriman beras Bulog, kadang-kadang itu yang tidak ketemu," jelas Hasyim.

Selain itu, Bulog juga tidak bisa menunggu terlalu lama untuk pengiriman beras ke Pulau tertentu, karena sifat beras yang tidak tahan lama. Sehingga, Bulog lebih memilih kapal komersial, untuk menjaga kualitas beras, hingga sampai ke tangan konsumen.

"Kita pingin Tol Laut, tapi karena beras itu kan sangat sensitif, nggak boleh terlalu lama nanti bisa rusak di jalan," papar Hasyim.

Dari penjelasan tersebut, Bambang Haryo berjanji akan membawa permasalahan ini pada paripurna bersama dengan Komisi IV, karena Komisi VI juga bermitra dengan Kementerian Perdagangan.