Libatkan Pelatihan Pendidikan Untuk Gus Di Ponpes, Dewan Jatim Dukung MoU Pemprov Dan Inggris

Kabarkini.co: Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengaku senang atas terobosan gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang melakukan MoU dengan Inggris untuk kerjasama pendidikan vokasi bagi pengasuh pesantren berusia muda atau yang disebut dengan gus-gus.

“ Lagi-lagi gubernur membuat kerjasama yang baik dimana dengan sasaran gus-gus di ponpes. Selama ini pelibatan dengan pihak luar negeri sangat kurang. Dengan kerjasama dengan Inggris, saya kira akan menambah pengetahuan dan kemampuan para gus di Jatim,”ungkap politisi asal Partai Demokrat ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (29/8/2019).

Pria asal Sumenep Madura ini mengatakan pihaknya menilai dengan kerjasama dengan Inggris nantinya diharapkan bisa memberikan kesejahteraan bagi ponpes yang ada di Jatim.

“ kalau diberi pelatihan bahasa Inggris, tentunya bisa-bisa ponpes di Jatim bisa standart internasional dan diharapkan bisa menghasilkan santri-santri bertaraf internasional mengingat saat ini sedang dihadapi industry 4.0,”jelasnya.

Terpisah, plt Kadindik Jatim Hudiono mengatakan dari realisasi kerjasama antara Pemprov dan pemerintah Inggris untuk gus-gus di Jatim, nantinya pihak Inggris akan mendatangkan tenaga-tenaga pengajarnya selama 8 bulan untuk memberikan pelatihan bagi gus-gus tersebut.

“ Tahap awal realisasinya di Unair. Kedepannya bisa saja gus-gus tersebut dikirim ke Inggris jika kerjasama ini ditingkatkan lebih maju lagi,”tutup pria yang akrab dipanggil gus hudi ini. (Yudhie)