Mendesak, Jatim Butuh Rumah Sakit Khusus Rehab Pecandu Narkotika

Kabarkini.co: Keberadaan rumah rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Jatim sangat mendesak diperlukan. Alasannya, semakin hari jumlah pecandu barang haram di Jatim semakin hari semakin bertambah.

“ Selama ini saya miris sekali ketika pecandu narkoba harus dicampur dengan pasien lainnya termasuk pasien gangguan jiwa ketika penangananya di rumah sakit. Kalau ini sampai terjadi tentunya bukannya malah sembuh, malah trauma berkepanjangan,”ungkap anggota Komisi E DPRD Jatim Sri Subianti saat dikonfirmasi di Surabaya, selasa (12/11/2019).

Politisi asal Partai Demokrat ini mengatakan selama ini di Jatim hanya satu ada rumah rehab bagi pecandu narkoba. Namun, pengelolaannya dikelola oleh swasta.

“ Kami akan mendorong Pemprov Jatim segera memiliki rumah sakit atau rumah rehab bagi pecandu narkotika. Kebutuhannya benar-benar mendesak sekali. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperjuangkannya agar terealisasi rumah sakit rehab pecandu narkotika tersebut,”tutup wanita yang juga ketua FPD DPRD Jatim ini.

Sekedar diketahui,dari data BNNP Jatim di Jatim jumlah pengguna narkotika selalu meningkat bahkan menjelang akhir tahun 2019 ini jumlah pengguna narkotika menempati urutan kedua se Indonesia. (Yudhie)