Narkotika Dikendalikan Dari Dalam Lapas, ASN Lapas Diusulkan Tes Psikologi Ulang

Surabaya: Anggota Komisi A DPRD Jatim Muzamil Syafii mengatakan pihaknya merasa prihatin atas peredaran narkotika yang dikendalikan dari lapas. Hal ini terjadi karena pihak lapas secara tak langsung memfasilitasi bandar untuk berkomunikasi dengan pihak luar sehingga dengan leluasa mengendalikan peredaran narkotika.
“ Aturan hukum sudah jelas semua termasuk memasang peralatan cctv didalam lapas untuk memantaunya. Namun, masih saja ada kebocoran,”jelas pria asal Pasuruan ini saat ditemui dalam Forum Group Diskusi (FGD) Komisi A DPRD Jatim, Jumat, (17/1/2020).
Politisi asal Partai Nasdem ini mengatakan masih ditemukannya pengendalian peredaran narkotika dari dalam lapas atau rutan diperlukan komitmen dari pegawai lapas dalam ikut serta memberantas peredaran narkotika.
“ Perlu ada perbaikan moral pegawai lapas atau rutan untuk meminimalisir peredaran narkotika yang dikendalikan lewat dalam penjara,”jelas mantan wabup Pasuruan ini.
Pria yang juga ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jatim ini mengungkapkan pihaknya mengusulkan adanya uji ulang tes psikologi khusus bagi ASN yang akan ditempatkan di rutan atau lapas untuk penanganan narkotika.
“ Percuma kalau nantinya dibuatkan rutan atau lapas khusus narkotika tapi pegawainya tak punya moral baik. Kami berharap tak sembarang pegawai bisa ditempatkan di lapas atau rutan khusus narkotika. Butuh ASN yang benar-benar punya moral baik sehingga bisa mencegah peredaran narkotika dari dalam,”tutupnya. (yudhie)