Patung Dewa Kwan Sing Tee Koen Destinasi Wisata Baru Kabupaten Tuban

 

kabarkini.co:Keberadaan patung Dewa Kwan Sing Tee Koen di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Jatim yang selama ini ditolak oleh ormas-ormas Islam di luar kabupaten Tuban  yang dinilai mengancam keutuhan NKRI ternyata bagi warga Tuban sendiri patung tersebut menyimpan magnet tersendiri untuk menarik wisata bagi kabupaten Tuban.

Menurut Solihin salah satu warga yang ada di sekitar Tuban mengatakan semenjak ada patung tersebut perekonomian di sekitar klenteng  meningkat drastis.”Karena pihak pengelola membuka untuk umum sehingga banyak masyarakat dari luar Tuban menjadikan patung tersebut untuk salah satu obyek wisata di Tuban. Kami bias berjualan beberapa meter dari Klenteng sehingga perekonomian kami bisa hidup. Saya ini korban PHK dan ada patung itu bisa menghidupi keluarga kami,”ungkap pria dua anak ini saat ditemui di Tuban, Kamis (30/8).

Pria asal Widang ini mengatakan dirinya mengetahui selama ini kalau patung tersebut dipersoalkan oleh ormas Islam di Jatim, namun hal tersebut tak berlaku di kabupaten Tuban.”Saya umat Islam dan saya bisa menghidupi keluarga saya semenjak ada patung itu. Jadi yang ramai itu bukan  orang Tuban sendiri dan saya tak terganggu adanya patung itu,”jelasnya.

Sementara itu, ketua penilik Klenteng Kwan Sung Bio Tuban Alim Sugiantoro ketika dikonfirmasi mengakui adanya penolakan dari ormas-ormas Islam yang ada saat ini, Namun ormas-ormas tersebut berasal dari luar kabupatenTuban.

”Kami sudah bertemu dengan ormas-ormas Islam di Tuban dan mereka tak mempermasalahkan. Yang mempersoalkan itu diluar Tuban,”jelasnya.

Alim mengakui kalau semenjak ada patung Dewa Kwan Sing Tee Koen, ada destinasi wisata tambahan di Kabupaten Tuban.”Masyarakat dari luar Tuban menyempatkan wisata ke sini dan ini justru menghidupkan perekonomian masyarakat Tuban. Selama ini dikabupatenTuban ada kerukunan yang kuat sesama umat beragama sehingga apa yang dipersoalkan terhadap patung tersebut tak berdampak pada kerukunan umat di Tuban sendiri,”tandasnya. (Yudhie)