PDIP Beberkan Rahasia Perebutan Kursi Ketua DPRD Jatim dari PKB

DPD PDI Perjuangan Jatim langsung menggelar syukuran atas suksesnya memenangkan Pelpres dan Pileg 2019. Hasil rekapitulasi KPU tingkat provinsi yang berakhir Jumat malam kemarin, PDIP unggul di DPRD Jatim. Kursi ketua DPRD Jatim yang saat ini diduduki oleh PKB, akan digeser oleh PDIP karena hasil Pileg 2019 memperoleh 27 kursi.

Prosesi syukuran dilakukan dengan menggelar khotmil qur’an dan pemotongan tumpeng di Kantor DPD PDI Perjuangan jalan raya Kendangsari Surabaya, Minggu (13/5/2019) petang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi didampingi sekretaris DPD PDI Perjuangan Sri Untari dan sejumlah pengurus partai mengatakan, bahwa kemenangan yang diraih PDI Perjuangan ini patut disyukuri.

Selain mempercayakan memilih caleg PDI Perjuangan di berbagai tingkatan, masyarakat juga mau memilih pasangan 01 Jokowi-KH Ma’ruf Amin sehingga unggul atas lawannya paslon Prabowo- Sandi..

“Alhamdulillah, PDI Perjuangan Jatim berhasil mendapatkan 27 kursi DPRD Jatim dan ikut mengantarkan kemenangan pasangan 01 di Jatim sekitar 65,73 persen,” ujar Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi.

Sedangkan di tingkat pusat, lanjut Kusnadi PDI Perjuangan Jatim berhasil mendapatkan 20 kursi (23 persen) DPR RI dari 87 kursi yang dialokasikan dari Jatim atau bertambah 3 kursi dibanding pemilu sebelumnya. 

“PDI Perjuangan juga berhasil menang di 17 kabupaten/kota di Jatim sehingga berhak menjadi ketua DPRD Kab/Kota, dan 13 wakil ketua DPRD kab/kota di Jatim,” ungkap Kusnadi.

PDI Perjuangan gagal mendapatkan kursi pimpinan DPRD kab/kota di 8 daerah yakni Ponorogo (4), Bojonegoro (5), Sumenep (6), Kota Pasuruan (2), Sampang (2), Kab Probolinggo (5), dan Pamekasan (0). 

“PDI Perjuangan hanya tidak dapat kursi DPRD m Pamekasan,” ungkap Kusnadi.

Sementara perolehan kursi DPRD Kab/Kota yang mengalami penurunan di banding pemilu 2014 terjadi di 9 daerah. Diantaranya, Kota Mojokerto (1), Kab Malang (1), Kota Probolinggo (2), Kota Pasuruan (1), Lumajang (1), Ponorogo (1), Pamekasan (1), Sumenep (1) dan Lamongan (1).

“Total kursi DPRD kab/kota di Jatim yang diraih PDI Perjuangan sebanyak 316 kursi atau meningkat 17 kursi dibanding pemilu 2014 sebanyak 299 kursi DPRD kab/kota,” dalih politisi yang tinggal di Sidoarjo ini.

Kunci sukses keberhasilan PDI Perjuangan memenangkan pemilu 2019, kata Kusnadi setidaknya ada tiga. Pertama, kesolidan seluruh jaringan dan struktur partai serta kerja sistematis dari para caleg. 

“Berkat kerjasama yang sistematis atau gotong royong, sehingga perolehan suara antar caleg juga tidak timpang sehingga total suara partai meningkat,” jelasnya.

Kedua, kerja nyata Presiden Joko Widodo dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat sehingga rakyat tidak ragu memberikan suaranya ke PDI Perjuangan. 

PDI Perjuangan mendapat tempat di hati rakyat karena isu-isu pro rakyat diperjuangkan betul oleh kader-kader PDI Perjuangan yang ada di eksekutif maupun legislatif.

“Isu yang mendapat tempat di hati rakyat diantaranya soal pemerataan pembangunan infrastruktur, pendidikan gratis, pelayanan kesehatan murah serta menjaga kebhinekaan,” pungkas Kusnadi. 

Sementara perolehan kursi DPRD jatim dengan menggunakan metode perhitungan sainte league terhadap 14 dapil di Jatim,  PDI Perjuangan menjadi penguasa Pileg tingkat Provinsi Jatim dengan memboyong 27 kursi dari total 120 kursi DPRD Jatim, atau 22,5 persen.

PDIP berhasil menaruh dua kursi masing di tiap dapil, kecuali Jatim 2, Jatim 3, Jatim 12, Jatim 13, dan Jatim 14 hanya memberikan satu kursi. 

Namun dari semua dapil di Jatim, hanya dapil Jatim 6 yang paling istimewa. Mengingat dapil yang membawahi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, mendapat 4 kursi dari jatah 11 kursi yang diperebutkan.