Pemasangan Pipa Proyek Umbulan Rusak Jalan Raya, DPRD Jatim Ngamuk

Kabarkini.co: DPRD Jatim  kecewa atas pengerjaan pelaksanaan SPAM Umbulan di Pasuruan. Pasalnya, saat pelaksanaan pemasangan pipa air Umbulan yang menghubungkan satu kota dengan kota lainnya di Jatim telah merusak fasilitas umum di sekitar proyek tersebut.

“Kami minta mereka bertanggungjawab pasalnya kondisi jalan rusak parah dan mengganggu aktifitas masyarakat di Pasuruan khususnya di sekitaran akses Umbulan,”ungkap anggota Komisi D DPRD Jatim Atika Banowati dengan nada tinggi saat ditemui di Surabaya, Jumat (8/2).

Atika mengatakan seharusnya PT MATU melakukan survey terlebih dahulu sebelum dilakukan penggalian pipa tersebut.” Dengan survey di masyarakat idealnya harus bagaimana agar penggalian pipa air Umbulan tersebut tak merusak fasilitas umum. Beda dengan yang sekarang tanpa ada survey langsung fasilitas umum rusak parah,”jelasnya.

Sekedar diketahui, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menginventarisir, adanya kerusakan sepanjang 30 kilometer, tersebar di lima kecamatan, yang dikatakan akibat adanya proyek Umbulan. Kerusakan terjadi, lantaran lokasi proyek menutup akses pengguna jalan, sehingga memilih jalur alternatif, hingga kemudian berakibat pada kerusakan jalan.

Sedangkan Pelaksana proyek SPAM Umbulan, PT Meta Adhy Tirta Umbulan (MATU), belum memastikan pertanggungjawaban perbaikan jalan rusak, akibat pengerjaan penanaman pipa di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pihaknya masih harus melakukan survey untuk penentuan jalan rusak.

survey dilakukan untuk menginventarisir dan membuat prioritas, sehingga penanganan kedaruratan terkait jalan rusak bisa segera dilakukan.(Die)