Pengurus Dirombak, Golkar Jatim Optimis Target Suara 17 % Terpenuhi

Kabarkini.co:Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengatakan, dengan rancangan undang-undang Pemilu yang baru, pihaknya optimistis mampu menaikkan suara. "Dengan RUU Pemilu yang baru kami yakin bisa di atas 15 hingga 17% suara di Jawa Timur," kata Sahat, kemarin.

Pria yang juga Ketua Fraksi Golkar Jatim ini mengakui pihaknya akan mendekatkan diri pada Nahdlatul Ulama (NU). "Kita sadar, Golkar bukan partai utama di Jatim yang mayoritas masyarakatnya warga NU. Untuk itu kita coba kembali mendekatkan diri lagi ke NU, karena dulu hubungannya dengan Golkar pernah sangat baik," ungkap Sahat.

Selain itu, optimisme peningkatan perolehan suara itu didukung dengan perombakan pengurus yang kini jumlahnya menjadi lebih banyak. Sebelumnya pengurus DPD Partai Golkar Jatim berjumlah 99 orang, sekarang menjadi 134 orang.

Hasil revitalisasi restrukturisasi kepengurusan DPD Partai Golkar Jatim, ada tiga biro yang baru, yaitu Biro Kajian Strategis dan HAM, Biro Hubungan Legislatif Eksekutif dan Lembaga Politik, serta Biro Penanggulangan Bencana.

"Memang pengurus menjadi jauh lebih gemuk. Di dalamnya keterwakilan 30% perempuan menjadi terpenuhi. Ini juga antisipasi penambahan dapil. Kita juga menambah biro pemenangan pemilu wilayah dari lima menjadi enam. Dengan kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu meningkatkan performa partai," paparnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD Partai Golkar Jatim Kodrat Sunjoto menambahkan, pengurus baru akan dilantikan besok, Sabtu (6/5) di Graha Beringin Jl Kertomenanggal. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri Ketum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov), Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung.
"Kami sengaja menggelar pelantikan di gedung bersejarah Graha Beringin, yang dulu sempat dibakar. Kami ingin bisa mengembalikan kejayaan Golkar dan memberi semangat para kader," kata Kodrat, yang juga ketua panitia pelantikan.

Dalam rangkaiannya ada acara pertemuan Ketum Setnov dengan ratusan modin. Hal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, sekaligus upaya mengharmoniskan kembali hubungan Golkar dengan Nahdliyin.

"Kontribusi mereka (modin) kepada masyarakat sangat besar. Modin merupakan pekerja sosial yang kurang dipedulikan selama ini," kata Kodrat yang juga sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim.(Yudhie)