Peringati Kesaktian Pancasila, DHD 45 Ajak Pelajar Jangan Lupakan Sejarah G30S PKI

Kabarkini.co: Ketua Umum DHD 45 Jawa Timur  Mustahid Astari mengingatkan agar generasi muda tau sejarah perjalanan bangsa bahwa Bangsa Indonsia ini pernah dinodai oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui gerakan G30S (Gerakan 30 September) PKI.

Pesan ini disampaikan Mustahid Astari saat pemutaran film G30S PKI di Gedung Juang 45 Jl. Mayjen Sungkono Surabaya, Selasa (1/10/2019). Pemutaran film peristiwa G30S PKI disaksikan 1000 pelajar SMP/SMA Gema 45 dan Mahasiswa Univ. 45 Surabaya.

Jadi, kata Mustahid pemutaran film ini sangat penting bagi generasi muda. Tujuannya agar generasi muda megetahui bahwa bangsa ini pernah dinodai, pernah dijegal, pernah di sakiti oleh partai komunis Indonesia.

Menurutnya, saat ini ada gejala gejala menutup kasus ini.  Gejala itu sudah semakin terlihat dengan jelas. Penghapusan sejarah berdirinya bangsa ini menurut Mustahid Astari, mantan anggota DPR RI dari Golkar adalah metode metode partai komunis. Jika simpul simpul sejarah itu bisa hilang sehingga apa yang menjadi ideologi awal menjadi hilang.

“Untuk itu saya menyambut dengan gembira kegiatan kegiatan semacam ini. Pemutaran film G30S hendaknya terus dilakukan setiap tahun sehingga tiap generasi tau bahwa partai komunis itu jahat,”jelasnya.

Dikatakan oleh Mustahid Astari, DHD 45 Jawa Timur sangat berkepentingan untuk meneruskan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara dengan menegakkan Pancasila. Agar tidak diselewengkan oleh siapapun baik komunis maupun golongan lain yang ingin berbuat jahat.

“Ideologi komunis itu tidak terlihat.  Tapi mereka kejam, sadis, dan tidak berkemanusiaan. Dan inilah tantangan bagi generasi muda,”jelasnya.(Yudhie)