Pertahankan Kemenangan Di Pemilu 2024, PDIP Wajibkan Kadernya Jadi Tokoh Masyarakat

Kabarkini.co: PDIP tak mau kehilangan kemenangan dalam setiap Pemilu. Meski rentang antara pemilu 2019 menuju pemilu 2024 mendatang, PDIP tetap terus berusaha untuk tetap mempertahankan kemenangan tersebut. Salah satu cara yang dilakukan  di Jatim adalah mewajibkan seluruh kadernya untuk menjadi tokoh masyarakat.

“ Untuk menjaga dan mempertahankan sebuah kemenangan itu sulit. Sehingga harus mulai sekarang sudah harus di siapkan. Satu cara yang saat anggap jitu antara lain saya mewajibkan kader untuk menjadi tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing,”ungkap Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (28/11/2019).

Dikatakan oleh Kusnadi, alasan kadernya wajib jadi tokoh masyarakat karena pemilih diakui langsung maupun tak langsung akan memilih parpol yang dianjurkan atau diikuti oleh tokoh masyarakat tersebut.

“ Di Indonesia sosok tokoh masyarakat masih bisa mempengaruhi pilihan bagi warganya untuk memilih suatu parpol. Ini akan kami maksimalkan sebagai salah satu mesin diluar structural,”sambung pria yang juga ketua DPRD Jatim ini.

Mantan dosen PTS di Surabaya ini menambahkan tak hanya menjadi tokoh saja, pihaknya berharap  seluruh kader partai PDIP wajib berbuat untuk kepentingan rakyat.

“ Seluruh kader harus berbuat untuk rakyat karena kemenangan partai karena dipilih rakyat, maka harus dikembalikan kepada rakyat pula. Tanpa ada rakyat, PDIP tak ada apa-apanya di Pemilu,”tandas pria asal Sidoarjo ini.

Sekedar diketahui, secara nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional di Pemilu 2019. Hasilnya, PDI Perjuangan (PDIP) memperoleh suara terbanyak dengan perolehan suara sebanyak 27.053.961 suara (19,33%).

Begitu juga di Jatim, PDIP juga memenangi Pemilu 2019 dimana telah meraup urutan pertama dengan perolehan suara 4.319.666, disusul PKB dengan perolehan 4.198.551. Posisi ketiga perolehan suara terbanyak ditempati Partai Gerindra dengan perolehan suara 2.408.607.

(Wan)